7 Destinasi Terbaik Menikmati Musim Gugur di Fukuoka Jepang

Fukuoka
Yusentei Park. Foto : Dok. fukuoka-now.com

DINEWS.IDFukuoka, yang terletak di bagian utara Pulau Kyushu, Jepang, menawarkan perpaduan menarik antara alam yang memukau, budaya yang kaya, serta kuliner yang menggugah selera.

Kota ini dikenal ramah terhadap pengunjung dan memiliki berbagai kuliner khas yang wajib dicoba, seperti Hakata ramen dengan kuah kaldu tonkotsu yang gurih, mentaiko atau telur ikan pedas, persimmon (buah kesemek) yang manis, dan ubi panggang (yakiimo) yang hangat dan lezat.

Musim gugur menjadi waktu paling ideal untuk mengunjungi Fukuoka karena cuacanya sejuk, nyaman, dan dedaunan yang berubah warna menampilkan panorama memukau.

Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan daun musim gugur biasanya dari awal hingga akhir November, meskipun di beberapa lokasi, warna dedaunan bisa bertahan hingga awal Desember, tergantung kondisi cuaca setiap tahunnya.

Selain itu, berbagai festival dan acara musiman turut memeriahkan suasana musim gugur di kota ini.

Berikut tujuh destinasi terbaik di Fukuoka untuk menikmati musim gugur:

  1. Yusentei Park
    Dulunya merupakan vila milik penguasa lokal, Yusentei Park kini menjadi taman Jepang yang terbuka untuk umum. Taman ini memiliki kolam besar, rumah teh tradisional, serta air terjun kecil yang menambah suasana damai.

Dari aula besar yang menghadap kolam, pengunjung bisa menyaksikan pantulan daun musim gugur di permukaan air, menciptakan pemandangan yang terasa magis. Jalan setapak di sekitar taman dilapisi dedaunan yang jatuh, membuat suasana semakin romantis dan sempurna untuk fotografi.

  • Raizansennyoji Taihioin
    Kuil berusia sekitar 1.300 tahun ini memiliki lebih dari 200 pohon maple yang mengelilingi kompleksnya, termasuk pohon maple berusia lebih dari 400 tahun yang telah ditetapkan sebagai monumen alam.

Setiap musim gugur, daun-daun pohon ini berubah menjadi merah dan emas yang menawan. Dari tanggal 1–30 November, pengunjung bisa masuk ke area taman hanya dengan 100 yen, sementara untuk memasuki bangunan utama kuil yang menyimpan properti budaya penting Jepang, tiketnya 400 yen.

Suasana kuil yang damai, berpadu dengan warna-warni dedaunan, memberikan pengalaman spiritual dan visual yang mendalam.

  • Akizuki Castle Ruins
    Dikenal sebagai “Kyoto Kecil,” Akizuki mempertahankan pesona zaman Edo dengan tembok batu, gerbang tradisional, dan jalanan kuno yang dikelilingi dedaunan musim gugur. Gerbang hitam Akizuki Castle yang kontras dengan daun merah menyala menjadi daya tarik utama bagi para fotografer.

Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa menjelajahi toko-toko lokal yang menjual kerajinan tradisional dan camilan khas kota kastil ini, menambah pengalaman wisata budaya yang autentik.

  • Homangu Kamado Shrine
    Terletak di kaki Gunung Homan, kuil ini terkenal bagi mereka yang ingin memperdalam hubungan cinta dan persahabatan. Sekitar 300 pohon ginkgo dan maple di area kuil berubah warna menjadi kuning, oranye, dan merah, membentuk terowongan daun yang menakjubkan menuju bangunan utama.

Di malam hari, jalan menuju kuil diterangi lampu-lampu lembut, menciptakan suasana magis. Aksesnya mudah melalui Stasiun Dazaifu, dan perjalanan bisa dilengkapi dengan kunjungan ke Kuil Dazaifu Tenmangu, salah satu kuil paling ikonik di Fukuoka.

  • Kokura Castle Garden
    Kokura Castle Garden dibangun pada tahun 1602 dan direkonstruksi pada 1959. Kastil ini memiliki arsitektur unik bernama karazukuri, di mana lantai kelima lebih luas dibandingkan lantai keempat.

Di musim gugur, pohon-pohon ginkgo di sekitar kastil berubah menjadi emas cemerlang, menciptakan kontras indah dengan tembok kastil. Taman ini juga menjadi tempat ideal untuk menikmati teh tradisional sambil mengagumi lanskap yang menenangkan.

  • Shiranoe Botanical Gardens
    Taman ini menyajikan pemandangan dedaunan musim gugur yang spektakuler dari akhir November hingga awal Desember.

Ada tiga titik utama yang menawarkan panorama terbaik, plaza pintu masuk, jalan komorebi yang dihiasi sekitar 800 pohon maple dengan sinar matahari menembus dedaunan, serta area di bawah pohon-pohon besar yang dipenuhi daun gugur.

Di rumah teh yang ada di taman, pengunjung bisa mencicipi manisan tradisional Jepang yang disajikan sesuai musim, menambah pengalaman budaya yang menyenangkan.

  • Rakusuien Garden
    Hanya 12 menit berjalan kaki dari Stasiun Hakata, Rakusuien Garden menawarkan suasana tenang dengan lanskap taman Jepang bergaya kolam.

Di musim gugur, dedaunan berwarna-warni berpadu dengan ikan koi yang berenang di kolam, menciptakan pemandangan harmonis yang menenangkan mata. Pengunjung dapat menikmati matcha dan wagashi di ruang teh Rakusuien atau berjalan di jembatan kayu untuk melihat sudut pandang menawan dari seluruh taman.

Setiap sudut taman memberikan pengalaman berbeda, dari refleksi dedaunan di air hingga suara gemericik air dari kolam dan air terjun kecil.

Fukuoka di musim gugur adalah kombinasi sempurna antara keindahan alam, budaya tradisional, dan kuliner lezat. Setiap destinasi menawarkan pengalaman visual, emosional, dan budaya yang berbeda, menjadikannya tujuan ideal bagi siapa saja yang ingin merasakan pesona musim gugur di Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *