DINEWS.ID – Fenomena langit spektakuler akan kembali memanjakan mata pencinta astronomi. Pada Selasa (7/10/2025) pukul 10.48 WIB, bulan purnama terbesar dan paling terang tahun ini dikenal sebagai supermoon akan mencapai puncaknya.
Peristiwa ini menjadi supermoon pertama sejak November 2024 dan akan terlihat jelas di langit Indonesia pada malam harinya. Publik dapat menikmati keindahannya mulai sekitar pukul 18.30 hingga 22.00 WIB, saat bulan tampak bulat sempurna dan bercahaya terang di langit timur.
Melansir Independent, Minggu (5/10/2025), fenomena kali ini juga dikenal sebagai Harvest Moon atau bulan panen, sebutan tradisional di belahan bumi utara untuk purnama yang paling dekat dengan titik ekuinoks musim gugur, biasanya terjadi pada akhir September.
Pada masa lalu, cahaya terang bulan panen membantu para petani memanen hasil tanam sebelum adanya penerangan buatan. Tahun ini, kehadiran Harvest Moon tergolong istimewa karena menjadi yang paling akhir sejak 1987, ketika purnama juga jatuh pada 7 Oktober.
Istilah supermoon sendiri pertama kali digunakan pada 1979 untuk menggambarkan bulan purnama atau bulan baru yang terjadi ketika posisi bulan berada dalam jarak 90 persen dari titik terdekatnya dengan Bumi (perigee). Karena jaraknya lebih dekat, bulan terlihat hingga 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibanding purnama biasa.
Fenomena menarik lainnya adalah efek optik yang disebut “ilusi bulan”. Saat berada di dekat cakrawala, bulan akan tampak jauh lebih besar karena otak manusia tertipu oleh keberadaan objek di sekitarnya seperti pepohonan atau bangunan, padahal ukuran sebenarnya tetap sama.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan momen langka ini, cukup mencari lokasi terbuka dengan minim polusi cahaya, seperti pantai, bukit, atau area pedesaan untuk mendapatkan pemandangan terbaik.
Menariknya, bulan purnama pada November dan Desember 2025 juga akan tergolong supermoon. Setelah Harvest Moon Oktober ini, langit malam masih akan menyuguhkan dua penampilan istimewa berikutnya: Beaver Moon pada 5 November dan Cold Moon pada Desember mendatang, serangkaian pertunjukan alam yang sayang untuk dilewatkan.







