DINEWS.ID – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan, menilai Irak sebagai ancaman terbesar bagi skuad Garuda dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar pada 8–14 Oktober mendatang.
Menurut Rahmad, karakter permainan Irak berbeda dibandingkan negara-negara Timur Tengah lainnya yang juga lolos ke putaran keempat, seperti Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Oman.
“Irak yang mungkin akan sedikit mengganggu. Karakteristik pemain-pemain Irak ini berbeda dengan Arab lainnya. Irak itu lebih ke negara Persia, jadi mereka punya postur yang lebih kuat, besar, mirip orang Jerman. Mereka memang punya hubungan yang sangat dekat dengan Jerman dalam urusan sepak bola,” ujar Rahmad, Rabu (18/6/2025).
Indonesia tercatat selalu kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan Irak sejak November 2023. Kekalahan itu terjadi dua kali di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan sekali di fase grup Piala Asia 2023. Dari tiga pertandingan tersebut, Indonesia hanya mencetak dua gol dan kebobolan 10 gol dari tim berjuluk Singa Mesopotamia itu.
Meski demikian, Rahmad tetap optimistis terhadap peluang Indonesia. Ia menilai skuad asuhan Patrick Kluivert memiliki modal kuat untuk melaju ke Piala Dunia, terutama dari hasil positif saat menghadapi tim-tim Timur Tengah di putaran ketiga.
Indonesia mencatat hasil imbang saat bertandang ke markas Arab Saudi dan Bahrain, serta meraih kemenangan kandang 2-0 atas Arab Saudi dan 1-0 melawan Bahrain.
“Kalau saya ditanya soal peluang, saya akan katakan kita punya kans, dan kans kita cukup besar karena modal kita sangat kuat,” tegasnya.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menetapkan bahwa seluruh pertandingan putaran keempat akan berlangsung di Qatar dan Arab Saudi. Enam tim akan dibagi ke dalam dua grup berisi tiga tim. Juara dari masing-masing grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, undian grup akan dilakukan pada 17 Juli 2025. ***










