Kejar 100 Emas, Pemkot Bogor Matangkan Venue Porprov Jabar 2026

WhatsApp Image 2026 10 08 at 20.31.29
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau kesiapan venue Porprov Jabar 2026 di Green Forest. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 dengan mengecek kesiapan berbagai venue pertandingan. Kota Bogor mendapat tanggung jawab sebagai salah satu tuan rumah untuk menyelenggarakan sejumlah cabang olahraga dalam ajang tersebut.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung kesiapan sejumlah lokasi pertandingan, salah satunya kawasan Green Forest pada Rabu, 7 Oktober 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan berbagai fasilitas yang akan digunakan dalam Porprov Jabar 2026 dapat mendukung pelaksanaan pertandingan.

Kota Bogor mendapat tanggung jawab untuk menyelenggarakan 25 cabang olahraga (cabor). Namun, karena menyesuaikan dengan kapasitas sarana dan prasarana yang tersedia di daerah, lima cabor akan dilaksanakan di luar wilayah Kota Bogor.

Dengan demikian, terdapat 20 cabor yang murni akan dipertandingkan di Kota Bogor.

“Artinya, yang murni dipertandingkan di Kota Bogor ada 20 cabor,” kata Dedie.

Green Forest Jadi Lokasi Tujuh Cabor

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam persiapan Porprov Jabar 2026 adalah kawasan Green Forest. Tempat tersebut akan menjadi pusat pelaksanaan tujuh cabor.

WhatsApp Image 2026 10 08 at 20.31.29 1

Ketujuh cabor yang akan dipusatkan di Green Forest yakni angkat besi, binaraga, dansa, judo, kurash, petanque, dan sambo.

Green Forest diproyeksikan menampung sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari atlet, ofisial, dan unsur pendukung. Dengan jumlah tersebut, kesiapan fasilitas menjadi bagian penting yang terus diperhatikan menjelang pelaksanaan pertandingan.

Secara umum, kondisi venue di kawasan tersebut dinilai sudah siap untuk digunakan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kebutuhan minor yang perlu dipenuhi.

Pemkot Bogor bersama KONI masih melakukan sejumlah penyempurnaan, terutama berkaitan dengan tata pencahayaan dan perlengkapan teknis pendukung. Hal tersebut menjadi bagian dari persiapan agar venue dapat digunakan sesuai kebutuhan pertandingan.

Pengecekan venue juga menunjukkan bahwa persiapan Porprov tidak hanya berkaitan dengan bangunan atau fasilitas olahraga yang berada di dalam ruangan. Kondisi lokasi pertandingan yang memanfaatkan alam juga menjadi perhatian Pemkot Bogor.

Lintasan Sungai Cisadane Disiapkan untuk Arung Jeram

Salah satu cabor yang menggunakan lokasi alam adalah arung jeram. Dalam Porprov Jabar 2026, pertandingan arung jeram dijadwalkan menggunakan lintasan Sungai Cisadane.

Lintasan tersebut berada di sepanjang area RW 13 hingga RW 5. Pertandingan arung jeram dijadwalkan berlangsung selama delapan hari.

Karena akan digunakan sebagai lintasan pertandingan, kondisi Sungai Cisadane menjadi bagian yang perlu dipersiapkan. Pemkot Bogor menyebut area sungai akan segera dibersihkan dari berbagai hambatan yang dapat mengganggu pelaksanaan pertandingan.

Sejumlah material yang akan dibersihkan antara lain batu, tumpukan ranting, hingga sampah yang berada di area sungai.

Kesiapan lintasan tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan kelancaran atlet selama pertandingan. Selain itu, kebersihan sungai juga menjadi hal yang ditekankan kepada masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Dedie secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke Sungai Cisadane.

“Kebersihan Cisadane menjadi faktor penting dalam kesiapan pelaksanaan arung jeram. Jangan buang sampah ke sungai,” tegasnya.

Peringatan tersebut disampaikan seiring dengan persiapan lokasi yang akan digunakan untuk pertandingan. Dengan lintasan sungai yang akan menjadi bagian dari penyelenggaraan Porprov, kondisi lingkungan di sekitar area pertandingan turut menjadi perhatian.

Bogor Bidik 100 Medali Emas

Selain mempersiapkan lokasi pertandingan, Kota Bogor juga memasang target prestasi dalam Porprov kali ini. Pemkot Bogor membidik 100 medali emas.

Target tersebut menjadi bagian dari persiapan Kota Bogor dalam menghadapi ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut. Untuk mendukung para atlet, Pemkot Bogor juga telah menyiapkan bonus.

Bonus bagi atlet tersebut disiapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) yang dipersiapkan untuk penganggaran tahun 2027. Anggaran bonus telah dialokasikan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Dengan persiapan venue yang terus dimatangkan dan target prestasi yang telah ditetapkan, perhatian Pemkot Bogor tidak hanya tertuju pada kesiapan tempat pertandingan. Dukungan terhadap atlet juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jabar 2026.

Dedie menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan tersebut, mulai dari KONI, Dispora, pelatih, hingga para atlet.

“Jadi ayo semangat. Uang ada, tinggal prestasi ditunjukkan,” ujar Dedie.

Persiapan Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor pun terus diarahkan pada kesiapan venue sekaligus pencapaian target prestasi. Dari 25 cabor yang menjadi tanggung jawab Kota Bogor, 20 cabor akan dipertandingkan di wilayah Kota Bogor, sementara lima lainnya dilaksanakan di luar wilayah.

Green Forest menjadi salah satu lokasi penting karena akan menampung tujuh cabor dengan proyeksi sekitar 1.000 peserta. Di sisi lain, Sungai Cisadane akan menjadi lintasan arung jeram selama delapan hari pertandingan.

Pemkot Bogor bersama KONI masih mengebut sejumlah kebutuhan minor di venue, sementara persiapan lintasan Sungai Cisadane dilakukan melalui pembersihan berbagai hambatan. Seluruh persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan penyelenggaraan Porprov Jabar 2026 di Kota Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *