Menurut Eko, berkat operasi yang dilakukan secara berkelanjutan, tingkat gangguan kamtibmas di wilayahnya mengalami penurunan hingga 40 persen.
“Dalam operasi ini, kami juga menetapkan empat tersangka yang kini sedang menunggu proses hukum lanjutan dari kejaksaan (tahap II atau P21),” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan bahwa sebagian besar lokasi penggerebekan diketahui melalui laporan warga yang dikirimkan lewat media sosial, terutama Instagram.













