Daerah  

Perkuat Serbukatif di Sekolah, Inovasi yang Digagas Yantie Rachim

Serbukatif
Perkuat Serbukatif di Sekolah, Inovasi yang Digagas Yantie Rachim. Foto: Istimewa.

Kehadiran Serbukatif juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Perwakilan dari Pusat Perbukuan Kemendikdasmen, Helga Kurnia, menyebut gerakan ini patut ditiru daerah lain.

“Saya terpukau melihat Serbukatif di Kota Bogor, ini sebuah inovasi yang patut ditiru oleh daerah lain. Gerakan ini bisa berkembang lebih luas, misal dibuat buku lalu guru-guru bisa ikut menulis dan memperkaya gerakan ini,” katanya.

Ia menyampaikan harapannya agar program Serbukatif semakin banyak yang mengikuti di sekolah dan terus digunakan sampai ke rumahnya masing-masing sehingga pendidikan di Kota Bogor akan semakin maju.

Dukungan juga datang dari berbagai kalangan. Komisioner dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor, Geri, menilai Serbukatif sebagai jawaban atas kekhawatiran anak-anak yang kian terikat dengan gadget pasca pandemi.

Perkuat Serbukatif di Sekolah Inovasi yang Digagas Yantie Rachim 4 scaled

“Dengan Serbukatif, anak-anak dibiasakan untuk mengucapkan hal-hal positif. Orang tua juga harus mencontohkan, karena pola asuh sangat mempengaruhi,” ujarnya.

Para guru dan kepala sekolah pun turut merasakan dampak nyata dari gerakan ini.

Kepala Sekolah SD Kedung Halang 5, Sumarna menuturkan bahwa di sekolahnya ada Taman Serbukatif yang diresmikan oleh Yantie Rachim. Taman itu kemudian dijadikan sebagai sarana edukasi, di mana anak-anak diminta untuk menulis kata-kata positif di sana setiap hari mereka melewati taman itu.

“Serbukatif ini memberi pengaruh besar bagi sekolah kami. Satu edukasi yang kami lakukan, ketika salah seorang anak berkata negatif atau kasar, kami akan membawanya ke taman itu dan anak harus membaca tulisan yang ada di situ agar mereka ingat kata positif yang telah mereka tuliskan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *