Memang untuk menentukan titik lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ini, sambungnya, tergolong sulit, karena keterbatasan lahan. Dengan adanya bantuan hibah, diharapkan bisa menjadi contoh yang baik untuk warga lainnya.
Untuk pelaksanaan pembangunan Septic Tank Komunal tersebut, tambahnya, akan dikerjakan oleh warga sekitar.
“Semua akan dikerjakan warga. Dan warga yang ikut kerja akan kami upah normal layaknya pekerja lainnya,” tuturnya.
Ujang Waras berharap, untuk ke depannya warga Kelurahan Gudang bisa memiliki Septic Tank sendiri secara individu. Agar wilayah Kelurahan Gudang bisa terbebas dari Open Defecation Free (ODF).
“Kenapa saya katakan demikian, karena jika hanya mengandalkan pemerintah, itu akan lama prosesnya. Dan apabila bantuannya dalam bentuk Septic Tank Komunalnya saja, itu akan sulit menetukan titik Instalasi Pengolahan Air Limbahnya (IPAL),” pungkasnya. (Rj/Fs)













