Bukan Jepang, Ini Negara Asia Kedua yang Punya Toyota GR Yaris Rally2!

GR Yaris Rally2
Toyota GR Yaris Rally2.

DINEWS.ID – Indonesia kini menjadi negara kedua di Asia, setelah Jepang, yang kehadiran mobil reli istimewa Toyota GR Yaris Rally2. Mobil hatchback berperforma tinggi ini bukan sembarang kendaraan, mobil merupakan senjata utama Toyota dalam merajai ajang reli internasional.

Toyota GR Yaris Rally2 dikenal luas sebagai mobil tangguh di kancah World Rally Championship (WRC), berkat performanya yang turut mengantarkan Toyota ke podium juara dunia. Kini, mobil versi terbaru itu resmi mengaspal di Indonesia.

Ryan Nirwan, pembalap andalan Toyota Gazoo Racing Indonesia, membenarkan bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara di luar Jepang di kawasan Asia yang berhasil menghadirkan mobil ini. Menurutnya, proses untuk mendatangkan GR Yaris Rally2 ke Tanah Air tidaklah mudah.

“Awalnya cukup sulit karena Indonesia bukan target pasar mobil ini. Tapi akhirnya, kita berhasil menjadi satu-satunya negara di Asia selain Jepang yang mendapatkannya,” ujar Ryan kepada wartawan, Selasa (27/5/2025).

Mobil reli ini direncanakan akan menggantikan GR Yaris AP4 sebagai andalan Toyota Gazoo Racing Indonesia di Kejurnas Rally dan Sprint Rally 2025. Walaupun kedua mobil tersebut sama-sama mengandalkan mesin 1.500 cc turbo tiga silinder, Ryan menekankan bahwa pengembangan GR Yaris Rally2 jauh lebih matang.

“Mesin dan spesifikasinya memang mirip. Tapi dari sisi riset dan pengembangan, GR Yaris Rally2 jauh lebih unggul karena dibangun langsung oleh pabrikan dengan dukungan puluhan engineer Toyota sejak 2022,” katanya.

Sebagai perbandingan, GR Yaris AP4 yang selama ini digunakan tim Indonesia merupakan hasil pengembangan terbatas di Selandia Baru, hanya dengan satu insinyur dan satu mekanik. Sementara GR Yaris Rally2 dirakit langsung di fasilitas resmi Toyota, yang menjadikannya lebih unggul dalam berbagai aspek teknis.

“Kalau AP4 dibuat di bengkel kecil, Rally2 ini keluar dari pabrik. Jadi, dari sisi penyempurnaan, tentu jauh lebih signifikan,” tambahnya. Ryan juga menyebut bahwa mobil ini telah terbukti kompetitif di berbagai kejuaraan Eropa dan dunia.

Salah satu aspek teknis yang paling menonjol menurut Ryan adalah sistem suspensi. Perbedaan geometri suspensi membuat karakter mengemudi GR Yaris Rally2 terasa sangat berbeda dibanding AP4.

“Perbedaan yang langsung terasa itu di suspensinya. Dengan geometri baru, feel berkendara dan karakter mobil berubah drastis,” jelasnya.

Karena karakter dan sistem GR Yaris Rally2 sangat berbeda, tim harus kembali melakukan penyesuaian dari awal. Termasuk di dalamnya mempelajari ulang sistem komputer dan ECU mobil yang menurut Ryan sangat berbeda dengan versi AP4.

“Dengan AP4 kita sudah sangat familiar. Tapi dengan mobil ini, semuanya kembali dari nol. Sistem ECU dan komputernya pun benar-benar baru buat kami,” ucap Ryan.

Meski sistem pengereman dinilai masih mirip, Ryan menekankan bahwa tantangan utama adalah memahami karakter mobil secara keseluruhan. Untuk itu, tim Indonesia juga akan mendapat dukungan dari engineer Toyota Eropa yang sudah berpengalaman mengelola mobil ini selama dua tahun terakhir.

“Dengan bantuan engineer dari Eropa dan dukungan dari TAM serta sponsor, kami optimistis bisa cepat beradaptasi dengan mobil ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *