Daerah  

BPS Kota Bogor Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Latih 245 Petugas dan Petakan 3.644 RT

BPS
Pemaparan BPS terkait rencana penyelenggaraan sensus ekonomi yang akan berlangsung pada 2026.

DINEWS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor akan melaksanakan sensus ekonomi pada 2026 mendatang sebagai bagian dari sensus nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Sensus ini dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang mewajibkan BPS menggelar sensus ekonomi setiap 10 tahun sekali.

Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, mengatakan sensus bertujuan untuk memutakhirkan data direktori seluruh usaha, mulai dari skala kecil hingga besar, termasuk struktur karakteristik usaha, pengusaha, omzet, hingga potret ekonomi digital di Kota Bogor.

“Peran dunia usaha sangat besar, terutama dalam hal investasi. Kami mohon dukungan dari Wali Kota Bogor agar dinas-dinas terkait bisa berbagi data direktori usaha. Ini akan menjadi potret bagi BPS Kota Bogor,” ujar Gandari, Senin (15/7/2025).

Saat ini, BPS Kota Bogor tengah melatih 245 petugas sensus ekonomi. Selain itu, pada Agustus 2025, BPS juga akan melakukan pemutakhiran batas wilayah dan peta ekonomi di 3.644 Rukun Tetangga (RT) se-Kota Bogor sebagai pedoman pelaksanaan sensus.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut baik pelaksanaan sensus ekonomi tersebut. Ia berharap hasil sensus dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Bogor untuk mendukung kebijakan pembangunan.

“Data hasil sensus ini sangat penting agar intervensi yang dilakukan pemerintah bisa lebih tepat sasaran, baik dari sisi target, kebijakan, maupun alokasi anggaran. Semoga data tersebut dapat dibagikan kepada Pemkot Bogor,” kata Dedie. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *