DINEWS.ID – Pernah makan ayam goreng CFC? Restoran cepat saji yang identik dengan sajian ayam goreng ini mungkin sudah tidak asing bagi banyak orang. Namanya terdengar kebarat-baratan, logonya mudah dikenali, dan konsep restorannya mengingatkan kita pada jaringan makanan cepat saji dari Amerika Serikat.
Bahkan, jika hanya melihat namanya sekilas, sebagian orang mungkin mengira CFC merupakan merek asing. Apalagi, ada nama KFC yang juga begitu populer dengan menu andalannya berupa ayam goreng.
Namun, ada fakta menarik yang mungkin belum diketahui semua orang. California Fried Chicken atau CFC merupakan merek yang dikembangkan oleh perusahaan asal Indonesia.
Lantas, bagaimana ceritanya? Mengapa CFC memiliki nama yang terdengar seperti merek Amerika, dan apa saja kemiripannya dengan KFC?
CFC Ternyata Merek Asli Indonesia
Nama California Fried Chicken memang mudah membuat orang mengaitkannya dengan Amerika Serikat. Kata California sendiri merujuk pada sebuah negara bagian di Amerika Serikat, sementara fried chicken berarti ayam goreng.
Namun, nama yang terdengar asing tidak selalu menunjukkan asal sebuah merek.
Mengutip profil perusahaan di situs resmi CFC, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk didirikan di Jakarta pada 1983 dengan nama awal PT Putra Sejahtera Pioneerindo. Perusahaan ini termasuk salah satu pelaku awal yang memperkenalkan konsep restoran cepat saji berbahan dasar ayam di Indonesia.
Pada masa awal bisnisnya, perusahaan memegang hak waralaba California Pioneer Chicken yang berkaitan dengan jaringan Pioneer Take Out dari Amerika Serikat.
Perjalanan bisnisnya kemudian mengalami perubahan penting. Pada 1989, perusahaan memutuskan beralih dari penerima waralaba menjadi pemberi waralaba sekaligus memproduksi dan memasarkan mereknya sendiri, yaitu California Fried Chicken atau CFC.
Sejak itulah, CFC berkembang sebagai merek yang dikembangkan oleh perusahaan Indonesia.
Informasi ini juga dijelaskan dalam profil perusahaan resmi CFC.
Jadi, menyebut CFC sebagai merek asli Indonesia bukan berarti mengabaikan sejarah awalnya yang berkaitan dengan waralaba Amerika Serikat. Justru, perjalanan tersebut menjadi bagian menarik dari kisah perkembangan bisnisnya.
Mirip KFC, Sama-Sama Andalkan Ayam Goreng
Kalau berbicara tentang ayam goreng cepat saji, nama KFC tentu menjadi salah satu merek yang langsung terlintas di benak banyak orang.
KFC atau Kentucky Fried Chicken dikenal sebagai jaringan restoran ayam goreng yang berasal dari Amerika Serikat. Sementara itu, CFC merupakan merek yang dikembangkan oleh PT Pioneerindo Gourmet International Tbk di Indonesia.
Keduanya memiliki kemiripan yang mudah dikenali, terutama dari jenis bisnis dan menu yang ditawarkan. CFC dan KFC sama-sama menjadikan ayam goreng sebagai salah satu produk utama, dengan pilihan menu pendamping yang bisa dinikmati bersama keluarga atau teman.
Konsumen yang ingin makan praktis bisa memilih paket ayam dengan nasi, misalnya. Konsep penyajian makanan cepat saji seperti ini membuat keduanya mudah dijumpai dalam percakapan sehari-hari ketika orang membahas pilihan tempat makan ayam goreng.
Namun, kemiripan tersebut tidak berarti keduanya merupakan perusahaan yang sama atau memiliki resep yang identik.
KFC merupakan merek internasional yang berasal dari Amerika Serikat, sedangkan CFC dikembangkan oleh perusahaan Indonesia. Keduanya mempunyai identitas merek dan perjalanan bisnis masing-masing.
Perbandingan ini justru menarik karena menunjukkan bahwa bisnis lokal juga bisa mengembangkan merek sendiri di kategori kuliner yang dikenal luas oleh masyarakat dunia.
Nama yang mirip nuansa asing dan jenis makanan yang serupa tidak lantas membuat asal-usul sebuah merek menjadi sama.
Berdiri Sejak 1983, CFC Punya Perjalanan Panjang
Perjalanan CFC tidak bisa dilepaskan dari perkembangan bisnis makanan cepat saji di Indonesia.
Ketika perusahaan mulai beroperasi pada 1983, konsep restoran cepat saji berbahan dasar ayam menjadi bagian dari perkembangan industri makanan di Tanah Air.
Ayam goreng kemudian menjadi salah satu produk yang dikenal luas masyarakat. Praktis, mudah dinikmati, dan cocok disantap bersama nasi membuat menu ini memiliki tempat tersendiri dalam kebiasaan makan orang Indonesia.
CFC ikut membangun bisnisnya di tengah perkembangan tersebut. Perusahaan tidak hanya mengandalkan nama, tetapi juga mengembangkan produk dan layanan untuk menjangkau konsumen.
Perubahan status perusahaan pada 1989 menjadi salah satu tonggak penting. Dari yang semula memegang hak waralaba, perusahaan kemudian mengembangkan dan memasarkan mereknya sendiri.
Langkah ini memperlihatkan bagaimana pengalaman menjalankan bisnis dengan konsep waralaba dapat menjadi bekal untuk membangun identitas merek sendiri.
Dalam perjalanan berikutnya, perusahaan juga memperluas bisnis ke kategori makanan lain. Pada 1993, perusahaan memperkenalkan Cal Donat, sedangkan pada 1996 mengembangkan Sapo Oriental, restoran keluarga dengan sajian bercita rasa oriental.
Ekspansi tersebut menunjukkan bahwa bisnis perusahaan tidak hanya berfokus pada ayam goreng, tetapi juga mencoba menjangkau kebutuhan konsumen yang lebih beragam.
Bukan Cuma Ayam, Menunya Juga Beragam
Kalau mendengar CFC, menu pertama yang terlintas biasanya ayam goreng. Padahal, pilihan yang ditawarkan tidak terbatas pada menu tersebut.
Dalam situs resminya, CFC menggunakan slogan “Bukan Cuma Ayam”. Slogan ini sejalan dengan ragam menu yang ditawarkan untuk memenuhi selera pelanggan.
Selain ayam goreng, CFC mencantumkan sejumlah pilihan lain, seperti California Burger, Nasi Chicken Pepper, spaghetti ayam, bubur ayam, zuppa soup, spaghetti goreng, dan nasi goreng.
Ada pula variasi olahan ayam seperti Chicken Strip, Chicken Kranz, dan Chicken Dramz.
Keberagaman menu ini menjadi salah satu hal yang menarik dari restoran cepat saji tersebut. Konsumen yang ingin menikmati ayam goreng bisa memilih menu andalan itu, sedangkan mereka yang menginginkan variasi lain memiliki pilihan berbeda.
Bagi keluarga yang makan bersama, variasi menu juga memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan pilihan dengan selera masing-masing.
Informasi mengenai pilihan menu tersebut dapat dilihat melalui situs resmi CFC.
Mengapa CFC Sering Dikira Merek Asing?
Nama California Fried Chicken memang menjadi salah satu alasan mengapa asal merek ini bisa menimbulkan pertanyaan.
Kesan internasional yang muncul dari nama tersebut membuat sebagian orang mungkin mengira CFC merupakan perusahaan asing. Situs resmi CFC bahkan menjelaskan bahwa nama mereknya terkadang membuat masyarakat mengira produk tersebut berasal dari perusahaan luar negeri.
Padahal, merek ini dikembangkan oleh perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa identitas sebuah merek tidak selalu bisa diketahui hanya dari namanya. Ada merek lokal yang menggunakan nama berbahasa asing, ada pula merek Indonesia yang mengadopsi konsep bisnis dari luar negeri sebelum mengembangkan identitas dan produknya sendiri.
Dalam kasus CFC, sejarah peralihan dari penerima waralaba menjadi pengembang merek sendiri pada 1989 merupakan bagian penting untuk memahami perjalanan bisnisnya.
Karena itu, mengenal sejarah sebuah merek juga membantu kita melihat perkembangan industri kuliner Indonesia secara lebih utuh.
Jadi, Siapa yang Baru Tahu CFC Asli Indonesia?
Fakta tentang asal-usul CFC menarik untuk dibagikan karena merek ini sudah lama hadir dalam keseharian konsumen Indonesia.
Sebagian orang mungkin sudah mengenalnya sejak kecil, sementara yang lain baru mengetahui sejarahnya setelah membaca informasi tentang perusahaan tersebut.
Kisah CFC juga memperlihatkan bagaimana sebuah bisnis dapat berkembang dari model waralaba menjadi merek yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan Indonesia.
Kemiripannya dengan KFC dalam hal menu utama dan konsep restoran cepat saji mungkin membuat orang penasaran. Namun, di balik kesan tersebut, CFC memiliki perjalanan bisnisnya sendiri.
Pada akhirnya, mengenal produk lokal bukan hanya soal mengetahui makanan yang kita konsumsi, tetapi juga memahami perjalanan bisnis di baliknya.
Jadi, kalau selama ini kamu mengira CFC merupakan merek asing hanya karena namanya terdengar seperti restoran Amerika, ternyata ada cerita yang lebih panjang di baliknya.
Sekarang sudah tahu, kan? California Fried Chicken merupakan merek yang dikembangkan oleh perusahaan Indonesia sejak 1989.
Kalau kamu sendiri, lebih dulu mengenal CFC atau KFC? Dan apakah kamu sudah tahu sejak awal bahwa CFC merupakan merek asli Indonesia?








