DINEWS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor resmi mengoptimalkan layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di enam Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam penyediaan layanan ini adalah penyiapan sumber daya manusia (SDM) medis. Namun, pihaknya berkomitmen untuk memastikan layanan ini berjalan efektif sebagai garda terdepan penanganan kesehatan warga.
”Layanan 24 jam ini tujuannya untuk mengurangi kasus false emergency di rumah sakit dan mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Saat ini layanan sudah tersedia di Puskesmas Bogor Tengah, Bogor Timur, Tanah Sareal, Pasir Mulya, Cipaku, dan satu lagi sedang kami siapkan (Bogor Utara) ,” ujar Erna, Jumat (10/07/2026).
Hindari Kendala Biaya di Rumah Sakit
Erna memaparkan bahwa fasilitas di enam Puskesmas tersebut telah dilengkapi dengan dokter jaga dan ambulans yang siaga. Inovasi ini sangat krusial mengingat adanya aturan BPJS yang tidak menanggung biaya untuk kasus yang dikategorikan sebagai false emergency di rumah sakit.
Dengan adanya pemeriksaan awal di Puskesmas 24 jam, masyarakat diharapkan mendapatkan penanganan medis yang tepat. Jika kondisi pasien memang memerlukan rujukan ke rumah sakit, pihak Puskesmas akan memastikan proses tersebut berjalan lancar.
”Dokter jaga akan melakukan pemeriksaan awal. Dengan demikian, warga bisa terhindar dari penolakan atau klaim false emergency di rumah sakit yang ujung-ujungnya membuat mereka harus membayar secara mandiri. Kalaupun pasien memang gawat dan harus dirujuk, pihak Puskesmas akan mengondisikan terlebih dahulu agar saat tiba di rumah sakit pasien bisa langsung ditangani,” jelas Erna.
Inovasi CKG SMART dan Edukasi Kesehatan
Selain layanan UGD 24 jam, Dinkes Kota Bogor juga terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui inovasi CKG SMART. Layanan ini menyasar berbagai komunitas, instansi, hingga tempat umum untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas yang kini menjadi temuan terbanyak di Kota Bogor.
”Layanan CKG SMART ini sangat adaptif, jadi kami yang bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat. Harapannya, melalui skrining dini dan akses kesehatan yang dekat, derajat kesehatan warga Kota Bogor bisa terus meningkat,” pungkasnya. (Yis)













