Arwinsyah Putra Siap Bawa UMKM Kota Bogor Go International Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

WhatsApp Image 2026 06 18 at 19.10.07
Penetapan Arwinsyah Putra sebagai ketua baru disahkan dalam Musyawarah Kota (MUKOTA) VIII Kadin Kota Bogor yang digelar di The Podium Function Spaces, Lippo Plaza Ekalokasari, Kamis (18/6).

DINEWS.ID – Usai resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor periode 2026–2031, Arwinsyah Putra langsung menetapkan arah kebijakan strategis dengan fokus mendorong penguatan Koperasi dan UMKM agar mampu menembus pasar internasional.

Penetapan Arwinsyah sebagai ketua baru disahkan dalam Musyawarah Kota (MUKOTA) VIII Kadin Kota Bogor yang digelar di The Podium Function Spaces, Lippo Plaza Ekalokasari, Kamis (18/6/2026). Ia menggantikan kepemimpinan sebelumnya, Bagus Maulana Muhammad, untuk memimpin organisasi dunia usaha tersebut selama lima tahun ke depan.

Arwinsyah menegaskan komitmennya menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.

Salah satu langkah awal yang akan diakselerasi adalah mendorong produk-produk lokal agar mampu masuk ke pasar ekspor. Ia menyebut terdapat sekitar 100 komoditas UMKM Kota Bogor yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Saya akan bekerja keras menjalankan visi dan misi, terutama menjadikan Kadin mitra strategis pemerintah dalam dunia usaha. Kami juga melihat ada sekitar 100 produk lokal yang potensial, seperti camilan makaroni panggang, yang bisa didorong untuk ekspor,” ujar Arwinsyah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan MUKOTA VIII Kadin Kota Bogor serta terpilihnya kepengurusan baru.

Ia memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Bogor saat ini berada di angka 5,65 persen, dengan optimisme dapat terus meningkat di tengah dinamika ekonomi global.

“Kota Bogor hari ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,65 persen. Dengan situasi yang kondusif, kami optimistis angka ini dapat terus meningkat,” kata Dedie.

Dedie juga menekankan pentingnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai faktor pendukung utama iklim usaha yang sehat. Ia turut menyoroti potensi ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai dapat mendorong perputaran ekonomi daerah hingga triliunan rupiah per tahun.

“Potensi perputaran uang di Kota Bogor dari MBG bisa mencapai lebih dari Rp1 triliun per tahun. Ini peluang besar yang perlu dijaga bersama agar ekonomi terus bergerak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, mengingatkan bahwa tantangan utama kepengurusan baru adalah membangun ekosistem organisasi yang solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah serta Forkopimda.

“Tantangan ke depan adalah membangun ekosistem pengurus yang solid dan bersinergi dengan pemerintah agar iklim usaha tetap kondusif,” kata Almer.

Ia juga mendorong kepengurusan baru untuk merangkul seluruh elemen pengusaha di Kota Bogor tanpa pengecualian guna memperkuat kolaborasi dunia usaha.

Sebelumnya, Ketua Kadin Kota Bogor periode 2021–2026, Bagus Maulana Muhammad, menyampaikan laporan perjalanan organisasi yang terbagi dalam tiga fase, yakni konsolidasi di masa pandemi, penguatan kolaborasi antar-pengurus, serta fase prestasi yang ditandai dengan pembangunan gedung Kadin Kota Bogor dan terpilihnya kader daerah sebagai Ketua Kadin Jawa Barat. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *