Robot Humanoid AI AGIBOT Asal China Resmi Masuk Pasar Indonesia

IMG 20260611 142634 992695863
Robot Humanoid AI AGIBOT. Foto: Istimewa

DINEWS.ID – Perusahaan robotika asal China, AGIBOT, resmi memperkenalkan ekosistem robot humanoid berbasis AI ke pasar Indonesia melalui kemitraan dengan PT Denka Pratama Indonesia. Berbeda dengan model penjualan konvensional, perusahaan memilih menerapkan konsep Robot as a Service (RaaS), yakni layanan penyewaan robot untuk berbagai kebutuhan bisnis dan edukasi.

Sejumlah produk yang diperkenalkan antara lain robot humanoid seri A3 serta seri G yang terdiri atas G2 dan G2 Air. Robot tersebut dilengkapi teknologi kecerdasan buatan, sensor canggih, sistem penggerak presisi, serta kemampuan mengenali dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Sebagai mitra operasional layanan penyewaan, AGIBOT menunjuk PT Robotika Futuristik Indonesia. Melalui skema tersebut, penggunaan robot humanoid diharapkan dapat lebih mudah diakses oleh berbagai sektor, mulai dari promosi dan aktivasi merek hingga kegiatan edukasi teknologi.

President of Middle East and Asia Pacific Region AGIBOT, Abel Deng, mengatakan bahwa pengembangan robot humanoid berbasis AI diarahkan untuk menciptakan bentuk produktivitas baru yang mampu mendukung berbagai kebutuhan industri modern.

“Robot tidak hanya dapat bergerak seperti manusia, tetapi juga mampu bekerja dan membantu berbagai aktivitas yang membutuhkan efisiensi serta produktivitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pengenalan teknologi tersebut dilakukan melalui AGIBOT Partner Conference Indonesia (APC Indonesia), sebuah forum yang mempertemukan pelaku industri, komunitas teknologi, dan pemangku kepentingan untuk membahas implementasi AI dalam dunia nyata.

Dalam forum tersebut, AGIBOT memperkenalkan pendekatan pengembangan industri robotika berbasis AI yang disebut XYZ Curve. Perusahaan juga menampilkan berbagai simulasi penggunaan robot humanoid untuk mendukung produktivitas di berbagai sektor.

Masuknya teknologi robot humanoid ke Indonesia mendapat perhatian dari sejumlah organisasi dan komunitas teknologi nasional. Asosiasi Robotika dan Kecerdasan Artifisial Indonesia (ARKAI) serta AI Forum Indonesia (AIFI) menilai perkembangan ini dapat menjadi momentum untuk memperluas diskusi mengenai pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia industri.

Pengamat teknologi menilai bahwa kehadiran robot humanoid berbasis AI tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan daya saing industri Indonesia di tengah percepatan transformasi digital global. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *