Kantor Pusat BGN Digeledah Kejagung, Rumah Dadan Hindayana di Bogor Terpantau Sepi

WhatsApp Image 2026 06 03 at 17.02.37
Rumah milik mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, di Bogor terpantau sepi, Rabu 3 Juni 2026

DINEWS.ID – Rumah milik mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terpantau dalam kondisi sepi dan tidak menunjukkan adanya aktivitas menonjol pada Rabu (3/6/2026).

Hal ini menyusul adanya tindakan hukum dari tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) yang melakukan penggeledahan di Lantai 2 Ruang Pimpinan Kantor Pusat BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Berdasarkan keterangan dari warga dan petugas keamanan di lingkungan sekitar, rumah yang berlokasi di Bogor tersebut saat ini dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya.

​Aktivitas di dalam maupun di pekarangan rumah tersebut dilaporkan nihil sejak beberapa waktu lalu. Tetangga sekitar mengonfirmasi bahwa kekosongan ini terjadi karena mantan Kepala BGN tersebut sedang berada di luar negeri untuk menjalankan ibadah Haji di Mekkah.

Bangunan rumah ini tercatat sudah lama berdiri di lingkungan pemukiman sebelum petugas keamanan setempat mulai berjaga di sana. Kondisi fisik rumah dipastikan kosong total karena pemiliknya sedang melaksanakan ibadah di tanah suci dan hingga kini belum terlihat kembali.

​Seorang petugas keamanan pemukiman, Hamzah (64), menegaskan bahwa saat bertolak ke tanah suci, pemilik rumah memilih langsung pergi begitu saja setelah berpamitan kepada petugas keamanan yang sedang jaga tanpa menggelar acara syukuran atau pengajian pelepasan haji di rumahnya.

​”Kondisi rumah kosong ini sudah berlangsung sejak beliau berangkat ke tanah suci. Terkait pertanyaan apakah ada kedatangan petugas atau perwakilan dari pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) ke lokasi ini, sejauh pemantauan kami belum pernah ada petugas dari Kejagung yang datang ke sini,” ujar Hamzah saat diwawancarai di lokasi, Rabu (3/6/2026).

Hamzah menjelaskan terkait aktivitas sehari-hari sebelum berangkat haji, Dadan Hindayana dikenal rutin menempati rumah ini sebagai tempat tinggal utamanya untuk beraktivitas normal, di mana ia berkendara keluar untuk berangkat kerja pada pagi hari dan baru kembali pulang saat malam hari.

Hamzah juga menyebut bahwa selama ini Dadan tergolong jarang bersosialisasi atau berinteraksi dengan warga maupun pihak keamanan setempat.
​Di tengah berjalannya agenda penggeledahan di Ruang Pimpinan Kantor BGN Kebon Sirih yang sempat membuat karyawan tertahan, fokus penegakan hukum dari tim penyidik Kejagung terpantau belum melebar ke aset kediaman pribadi di Bogor.

Pihak keamanan kompleks menjamin bahwa selama rumah tersebut ditinggalkan tanpa penghuni, pengawasan ketat terus dilakukan demi mencegah masuknya orang asing ke dalam area pekarangan. Hamzah memastikan bahwa tim dari Kejagung sama sekali belum menyambangi rumah tersebut dan kondisi lingkungan sekitar dipastikan tetap steril dari kunjungan tamu luar.

“Intinya, selama pemilik rumah berangkat haji, rumah tersebut dalam kondisi steril dan sama sekali tidak ada tamu yang berkunjung,” pungkasnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *