DINEWS.ID – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Sempur Kaler, RT 02/RW 02, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (30/5/2026) sore. Satu unit rumah milik Zaenuldin Anwar hangus terbakar setelah diduga terjadi korsleting listrik.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.05 WIB itu mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500 juta.
Kepala Bidang Pemadam, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Mochamad Ade Nugraha, menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu gangguan pada instalasi sakelar listrik di dalam rumah.
“Menurut keterangan saksi di lokasi, saat sedang bersiap untuk mandi, ia tiba-tiba mendengar suara ledakan dari arah sakelar listrik,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).
Mendengar suara tersebut, saksi langsung memeriksa meteran listrik. Dalam upaya memastikan kondisi aliran listrik, saksi sempat mematikan dan menyalakan kembali sakelar.
Namun, saat sakelar dioperasikan, komponen instalasi listrik tersebut justru mengeluarkan asap tebal dan memicu percikan api yang dengan cepat merambat ke bagian bangunan rumah.
Melihat kobaran api semakin membesar, warga bernama Hilma Anisa segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor pada pukul 15.19 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, Damkar Kota Bogor mengerahkan personel dari tiga pos pemadam, yakni Mako Sukasari, Pos Cibuluh, dan Pos Yasmin, menuju lokasi kejadian.
“Mengingat lokasi berada di kawasan padat penduduk, kami menerjunkan Regu 2 gabungan dari tiga pos untuk melakukan lokalisasi api secepat mungkin,” kata Ade.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman selama sekitar 20 menit, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan selama 30 menit untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Meski bangunan rumah mengalami kerusakan berat akibat kebakaran, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
“Saat ini situasi sudah aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta,” pungkas Ade. (Yis)













