Daerah  

Bogor Menjadi Simbol Toleransi Antarumat, Cap Go Meh 2026 akan Digelar Usai Salat Tarawih

Cap Go Meh 2026
Bogor Menjadi Simbol Toleransi Antarumat, Cap Go Meh 2026 akan Digelar Usai Salat Tarawih. Foto: DINEWS.ID.

DINEWS.ID – Di Kota Hujan, perbedaan dirawat sebagai jembatan persaudaraan dan saling menghormati. Memasuki tahun 2026, perayaan Cap Go Meh bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan, Bogor kembali menampilkan wajah keberagamannya, menghadirkan suasana penuh makna. Pertemuan dua momentum besar, bukan sekadar peristiwa budaya dan keagamaan, melainkan juga bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat.

Mengangkat tema Harmoni in Diversity, panitia CGM menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan dalam keberagaman. Tema tersebut merefleksikan tekad warga Bogor menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama, bukan sekadar simbol semata.

Ketua Panitia Cap Go Meh Bogor, Arifin Himawan menyampaikan, bersatunya dua momen penting ini menjadi kesempatan istimewa untuk menunjukkan karakter Bogor yang inklusif.

“Perayaan Cap Go Meh yang beriringan dengan ibadah puasa, membuka ruang kolaborasi budaya dan religi yang saling menghargai,” tuturnya, Selasa (24/02/26).

Menurutnya, semangat harmoni yang diusung bukan hanya slogan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Bogor. Keberagaman tidak dipertentangkan, melainkan dirayakan dalam kebersamaan yang saling memperkuat.

“Cap Go Meh Bogor 2026 akan digelar pada 1–3 Maret 2026. Berbagai agenda telah disiapkan secara matang guna menarik partisipasi luas, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z, tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas utama perayaan tersebut,” kata Arifin.

Sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, puncak acara akan dilaksanakan setelah Salat Tarawih. Kebijakan ini diambil demi menjaga kekhusyukan Ramadan sekaligus memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengikuti perayaan dengan nyaman.

Tak hanya menjadi agenda budaya rutin, lanjut Arifin, Cap Go Meh Bogor juga memperoleh pengakuan nasional. Kegiatan ini masuk dalam kurasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia serta mendapatkan apresiasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu agenda terbaik di Jawa Barat.

“Dengan sinergi lintas budaya dan semangat toleransi yang kokoh, Cap Go Meh 2026 di Bogor diharapkan kembali menjadi simbol hidupnya harmoni di tengah masyarakat,” pungkasnya.

/***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *