DINEWS.ID – Jeruk bali atau dikenal dengan nama ilmiah Citrus maxima (pomelo) merupakan salah satu buah sitrus terbesar yang kaya akan nutrisi dan memiliki cita rasa manis bercampur asam. Selain lezat, buah ini juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang didukung penelitian ilmiah.
Mengutip Healthline, Jumat (11/7/2025), berikut sepuluh manfaat jeruk bali untuk kesehatan:
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Jeruk bali kaya vitamin C yang berperan sebagai antioksidan untuk mendukung sistem imun. Konsumsi 100 gram jeruk bali dapat memenuhi lebih dari 60 persen kebutuhan vitamin C harian, membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan mempercepat pemulihan dari infeksi. - Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan kalium, serat, dan flavonoid dalam jeruk bali membantu mengatur tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). American Heart Association (AHA) menyebut flavonoid pada buah sitrus dapat menurunkan risiko stroke, terutama pada wanita. - Mendukung Penurunan Berat Badan
Jeruk bali rendah kalori dan kaya air serta serat, membuatnya cocok sebagai camilan bagi yang sedang menjalani program diet. Satu buah jeruk bali seberat 610 gram hanya mengandung sekitar 230 kalori. - Melancarkan Pencernaan
Kandungan serat sekitar 6 gram dalam 610 gram jeruk bali bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. - Mencegah Resistensi Insulin dan Diabetes
Dengan indeks glikemik rendah, jeruk bali tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Penelitian pada hewan menunjukkan jus jeruk bali dapat membantu mengurangi kadar glukosa darah serta meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga menurunkan risiko diabetes tipe 2. - Melindungi Kesehatan Mata
Vitamin A, beta karoten, dan lutein dalam jeruk bali membantu menjaga penglihatan normal serta melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas. - Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin C dalam jeruk bali berperan dalam produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit. Antioksidan seperti likopen juga melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan penuaan dini. - Mengurangi Risiko Kanker
Senyawa antioksidan seperti naringenin, naringin, dan likopen dalam jeruk bali diduga membantu menghambat perkembangan sel kanker. Studi dalam Experimental and Therapeutic Medicine (2017) menunjukkan naringenin dapat menghambat penyebaran sel kanker paru-paru. - Mencegah Batu Ginjal
Kandungan asam sitrat dalam jeruk bali dapat meningkatkan kadar sitrat dalam urin, sehingga membantu mencegah pembentukan batu ginjal kalsium oksalat. - Menunjang Kesehatan Otak
Flavonoid dan vitamin B kompleks dalam jeruk bali berperan melindungi otak dari stres oksidatif dan mendukung fungsi neurotransmitter, yang berhubungan dengan suasana hati serta daya pikir.
Dengan berbagai manfaat tersebut, jeruk bali layak menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Namun, bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu, disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi buah ini. ***







