Daerah  

Tutup HJB ke-543, Dedie Rachim Paparkan Proyek Strategis Kota Bogor

HJB
Tutup HJB ke-543, Dedie Rachim Paparkan Proyek Strategis Kota Bogor.

DINEWS.ID – Menutup rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menggelar kegiatan Afternoon Tea di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Raya Pajajaran, Sabtu (28/6/2025).

Dedie menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat komunikasi lintas wilayah, khususnya di kawasan Jabodetabek, sebagai satu kesatuan pembangunan.

“Sebagai bagian dari arus pembangunan wilayah, Jabodetabek harus memiliki satu tujuan yang sama, yaitu mengedepankan sasaran layanan masyarakat yang setara. Untuk itu kita bangun komunikasi dari sini,” ujarnya.

Dedie juga memaparkan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur strategis yang tengah dan akan digarap Pemerintah Kota Bogor. Beberapa di antaranya yakni penyelesaian Bumi Ageung Batutulis sebagai pusat eduwisata berbasis sejarah, antisipasi kedatangan LRT ke Kota Bogor untuk mendukung pengurangan angkot, serta pengembangan sistem transportasi terintegrasi seperti TOD Baranangsiang dan Bubulak.

Selain itu, penguatan layanan transportasi publik seperti Biskita dan Transjakarta, serta proyek Tram Pakuan Bogor juga masuk dalam prioritas. Pemerintah kota juga tengah mempercepat pembangunan Kantor Balai Kota baru di Katulampa dan revitalisasi GOR Pajajaran menjadi Stadion Pajajaran.

“Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas kami untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Bogor,” kata Dedie.

Ia juga mengungkapkan, saat ini indeks harapan hidup masyarakat Kota Bogor telah mencapai 75 tahun. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran hidup sehat di masyarakat dan dukungan fasilitas publik, seperti pencahayaan yang ditingkatkan di kawasan Sistem Satu Arah (SSA), Kebun Raya Bogor.

Ketua Panitia HJB ke-543, Rino Indira Gusniawan, menyebut kegiatan Afternoon Tea ini merupakan inisiatif langsung dari Wali Kota Bogor sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kota.

“Tujuan kegiatan ini itu hanya satu, membangun tali silaturahmi, memperkuat kolaborasi, dan sinergitas sebagai bagian dalam pembangunan yang berkelanjutan,” jelas Rino. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *