DINEWS.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan meresmikan Training Center di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Fasilitas ini dibangun untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inovatif, dan kompetitif di era digital, khususnya di sektor pelayanan air minum.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, mengatakan pelatihan di pusat ini ditujukan bagi internal perusahaan maupun terbuka untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya dan aparatur sipil negara (ASN).
“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menjadikan perusahaan daerah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Bogor,” ujarnya saat peresmian, Rabu (18/6/2025).
Training center ini dibangun dua lantai dan dilengkapi dengan empat ruang kelas yang mencakup laboratorium, auditorium, kelas PAS, kelas unit, serta fasilitas pendukung seperti kafe dan mushola. Lulusan pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Rino menambahkan, kehadiran training center ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam pengembangan SDM secara sistematis, berkelanjutan, dan terbuka terhadap kolaborasi.
“Tanpa SDM yang unggul, profesional, dan adaptif, pelayanan yang berkualitas tidak mungkin tercapai,” katanya.
Perumda Tirta Pakuan juga membangun jejaring strategis dengan industri dan institusi teknologi air dalam menyusun kurikulum pelatihan yang berdampak nyata.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut hadir dalam peresmian, berharap kehadiran fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, dan rekan-rekan PDAM di Jabodetabek serta daerah lain di Indonesia.
“Kami menyampaikan bahwa perubahan dan peningkatan kapasitas organisasi sangat penting. Training center ini harus mampu menjawab tantangan bukan hanya dalam 1–2 tahun, tapi hingga 50 tahun ke depan,” ucap Dedie.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan korporasi yang matang dalam menghadapi perubahan iklim dan pola sumber air baku akibat pemanasan global.
“Pelayanan dasar seperti air bersih harus dipikirkan secara kreatif dan adaptif. SDM unggul harus disiapkan sejak sekarang,” tambahnya.
Saat ini, 80 persen air baku Perumda Tirta Pakuan berasal dari Sungai Cisadane, 10 persen dari Sungai Ciliwung, dan 10 persen dari mata air.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, turut mengapresiasi peluncuran Training Center tersebut.
“Semoga ini menjadi salah satu bentuk komitmen kepada masyarakat untuk menghadirkan pelayanan terbaik melalui pendidikan SDM yang berkualitas,” ujar Adityawarman. ***







