DINEWS, HONDURAS – 25 warga binaan di penjara wanita Femenino de Adaptación Social (CEFAS) di Honduras, Amerika Tengah dilaporkan tewas dalam kerusuhan.
Pihak berwenang mengatakan 25 warga binaan tersebut ditemukan tewas dengan keadaan terbakar. Kerusuhan di dalam lapas tersebut berujung pada pembakaran.
“Terjadi kerusuhan di Penjara Centro Femenino de Adaptación Social (CEFAS), sebuah lembaga pemasyarakatan wanita yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Ibu Kota Tegucigalpa,” kata Juru Bicara Kantor Jaksa Penuntut Umum Yuri Mora seperti dikutip Reuters, Rabu 21 Juni 2023.
Saat ini, aparat keamanan masih menyelidiki pemicu kerusuhan maut tersebut. Juga berupaya mengidentifikasi jasad para korban.
Honduras memiliki sejarah insiden maut di penjara. Pada 2019 terjadi bentrokan antargeng dengan laporan 18 tahanan tewas. Kasus insiden maut di penjara juga pernah terjadi pada tahun 2012. Lebih dari 350 orang tewas dalam kebakaran di dalam penjara. *