Saat korban bersama rekannya mengecek, benar saja, ia mendapati bahwa ada beberapa barang yang hilang. Di antaranya satu tas besar berisi laptop, dan satu tas kecil (dompet) isi Hand Phone dan lain sebagainya.
“Data pribadi di dompet seperti KTP, SIM A, SIM C dan lain-lain hilang juga. Dan saya baru ingat ada beberapa perhiasan cincin saya di situ, nilainya mencapai 200 juta lebih. Dengan yang lainnya mungkin jadi sekitar 230 juta rupiah nilainya,” bebernya.
Setelah memastikan bahwa dirinya adalah korban pencurian, ia menghubungi rekan-rekannya dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Bogor Selatan.
“Menurut informasi saksi yang melihat, ada orang ciri-cirinya berambut gondrong pakai jaket menyender di mobil saya. Kebetulan kejadiannya tidak jauh dari Polsek Bogor Selatan, jadi kami langsung membuat laporan,” katanya.













