Daerah  

Pemkot Bogor Siapkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Bantuan tanki air 1
Bantuan Air Bersih Perumda Tirta Pakuan. Foto: Istimewa

DINEWS.IDPemerintah Kota Bogor bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau dengan menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Salah satunya melalui kesiapsiagaan Perumda Tirta Pakuan dalam menghadapi potensi kekeringan di sejumlah wilayah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta Perumda Tirta Pakuan menyiapkan langkah antisipatif seiring mulai dirasakannya dampak musim kemarau oleh sebagian masyarakat. Fenomena perubahan iklim yang dipengaruhi El Nino dan La Nina menyebabkan penurunan ketersediaan air di beberapa wilayah, khususnya bagi warga yang masih mengandalkan sumur dan belum memiliki sambungan air bersih.

Sebagai langkah tanggap darurat, Dedie menginstruksikan Perumda Tirta Pakuan untuk menyiapkan armada tangki air guna mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Perumda Tirta Pakuan harus hadir membantu warga yang terdampak kekeringan dengan menyiapkan distribusi air bersih melalui tangki air,” ujar Dedie Rachim.

Selain penanganan jangka pendek, Pemerintah Kota Bogor juga mendorong masyarakat yang belum memiliki sambungan air bersih untuk segera mendaftarkan pemasangan sambungan baru sebagai langkah antisipasi terhadap kebutuhan air bersih di masa mendatang.

Di sisi lain, musim kemarau juga mulai memengaruhi ketersediaan air baku Perumda Tirta Pakuan. Debit Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane yang menjadi sumber utama air baku tercatat mengalami penurunan.

Karena itu, Dedie meminta Perumda Tirta Pakuan terus memantau kondisi sumber air baku, menjaga keandalan sistem distribusi, serta menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi gangguan pasokan akibat kondisi cuaca, sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Saat ini, Perumda Tirta Pakuan melayani 197.638 sambungan rumah (SR), atau sekitar 75,46 persen dari total rumah tangga di Kota Bogor. Cakupan layanan tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga akses air bersih bagi masyarakat, sekaligus terus mendorong perluasan layanan bagi warga yang belum terjangkau. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *