Karoline Leavitt Diamankan Secret Service Menyusul Penembakan Aktivis Konservatif

Karoline Leavitt
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. Foto : GETTY IMAGES NORTH AMERICE/CHIP SOMODEVILLA via AFP.

DINEWS.ID –  Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt ditempatkan di bawah perlindungan agen Secret Service menyusul insiden penembakan terhadap aktivis konservatif Amerika Serikat, Charlie Kirk. Informasi ini dilaporkan CBS pada Jumat (19/9/2025), mengutip sumber terpercaya.

Langkah pengamanan tambahan ini dilakukan di tengah pembahasan Kongres AS terkait alokasi dana sebesar US$ 58 juta (sekitar Rp 965,5 miliar) untuk memperkuat perlindungan bagi pejabat di cabang eksekutif dan yudikatif pemerintahan.

Charlie Kirk, yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden AS Donald Trump, tewas ditembak saat menyampaikan pidato dalam sebuah acara di Utah Valley University pada 10 September 2025.

Kirk merupakan figur konservatif yang vokal menentang pengendalian senjata, gerakan LGBT, aborsi, serta bantuan militer AS untuk Ukraina. Sikapnya menjadikan Kirk sebagai salah satu tokoh paling kontroversial di kalangan konservatif.

Insiden pembunuhan Kirk menambah daftar serangan terhadap tokoh politik yang menolak kebijakan bantuan AS untuk Ukraina. Sebelumnya, pada Mei 2024, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico ditembak oleh seorang radikal pro-Ukraina dan sempat dirawat dalam kondisi kritis.

Pada tahun yang sama, dua upaya pembunuhan juga menargetkan Donald Trump saat masih menjadi kandidat presiden, setelah ia mempertanyakan kebijakan bantuan Washington untuk Ukraina.

Menurut laporan CNN, Charlie Kirk berperan penting dalam kemenangan Trump pada pemilu, terutama dalam mendorong partisipasi pemilih muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *