Hanoi Larang Sepeda Motor Bensin di Pusat Kota Mulai Juli 2026

sepeda motor bensin
Pemerintah Hanoi, Vietnam, akan melarang seluruh sepeda motor berbahan bakar bensin di pusat kota mulai 1 Juli 2026. (Arena EV)

DINEWS.ID – Pemerintah Kota Hanoi, Vietnam, akan melarang penggunaan seluruh sepeda motor bensin (internal combustion engine/ICE) di pusat kota mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini akan diperluas pada 2027 ke wilayah yang lebih luas, termasuk rencana pelarangan mobil ICE yang masih menunggu tanggal pelaksanaan resmi.

Dilansir dari Arena EV, Rabu (23/7/2025), langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional Vietnam untuk menghentikan penggunaan sepeda motor berbahan bakar bensin secara menyeluruh pada 2045.

Hanoi, yang dikenal sebagai kota dengan jutaan kendaraan roda dua berbahan bakar bensin, selama ini menjadi salah satu penyumbang utama polusi udara dan kebisingan.

Dengan kebijakan baru ini, ratusan ribu penduduk diperkirakan akan beralih ke sepeda motor listrik sebelum Juli tahun depan.

Pemerintah Vietnam menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk menekan tingkat kebisingan dan memperbaiki kualitas udara.

 Namun, hingga saat ini belum ada skema bantuan resmi yang diumumkan untuk mendukung peralihan masyarakat ke kendaraan listrik. Pemerintah disebut masih menjajaki berbagai opsi dukungan.

Produsen kendaraan listrik lokal seperti VinFast diperkirakan akan mendapat keuntungan dari kebijakan ini. Selain memproduksi mobil listrik, VinFast juga memproduksi sepeda motor dan skuter listrik.

Merek lokal lain seperti Selex juga diproyeksikan memperoleh dampak positif, terutama dengan sistem penukaran baterai yang dinilai bisa menjadi solusi atas keterbatasan infrastruktur pengisian daya di Vietnam. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *