Fasilitasi dan Pembinaan Pencegahan pada Pemilihan Serentak Tahun 2024, Bawaslu Kota Bogor Gelar Simulasi Penggunaan Aplikasi Siwaslih

Bawaslu Kota Bogor
Fasilitasi dan Pembinaan Pencegahan pada Pemilihan Serentak Tahun 2024, Bawaslu Kota Bogor Gelar Simulasi Penggunaan Aplikasi Siwaslih. Foto: DINEWS.ID.

“Kurang lebih, efektivitasnya seperti itu. Secara umum Siwaslu dengan Siwaslih sama, namun yang membedakan adalah, Siwaslih lebih bagus dan lebih baru secara teknologi. Lebih fleksibel, bisa digunakan di IPhone dan Android. Sedangkan Siwaslu, hanya bisa di Android saja,” terangnya lagi.

Untuk mengantisipasi terjadinya margin Error, lanjutnya, selain mengadakan pelatihan penggunaan aplikasi Siwaslih kepada para petugas, pihak pengembang juga menyediakan Backup sebanyak 10 server.

“Sebelumnya, aplikasi Siwaslu hanya memiliki 3 server. Sedangkan aplikasi Siwaslih, memiliki 10 server sehingga dapat menekan atau meminimalisir terjadinya margin Error. Dan yang bisa mengakses aplikasi ini, hanya petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS). Berjenjang hingga ke Bawaslu tingkat kota dan kabupaten,” katanya.

Herdiyatna juga menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan pelatihan di tingkat kecamatan dan kelurahan, di mana PTPS yang sudah dilantik akan di-Bimtek oleh Panwascam untuk penggunaan aplikasi Siwalsih.

“Perencanaan ini, dari Bawaslu untuk Panwascam ini ada 3 hingga 4 kali Bimtek yang sudah dianggarkan. Namun, dari Panwascam juga ada Bimtek mandiri untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Siwaslih ini,” kata Herdiyatna.

Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Bogor, Ahmad Fatoni menambahkan, aplikasi Siwaslih adalah bagian dari upaya Bawaslu untuk peningkatan kinerja pengawasan dengan sistem terkini, peningkatan kualitas penyajian data dan informasi yang akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *