Daerah  

Batu Giok Raksasa 5.000 Ton Temukan Rumah Baru di Nagan Raya

Batu Giok Raksasa
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK) saat meninjau lokasi penemuan batu giok raksasa seberat 5.000 ton, Sabtu 25 Oktober 2025. Foto : Dok. beritasatu.com/Basry Adi.

DINEWS.ID – Bumi Nagan Raya kembali menjadi sorotan setelah penemuan batu giok raksasa seberat hampir 5.000 ton. Temuan ini menambah daftar kekayaan alam Aceh yang dikenal memiliki potensi mineral dan batu mulia bernilai tinggi.

Batu raksasa ini ditemukan di Kecamatan Beutong, tidak jauh dari lokasi temuan batu giok sebelumnya yang “hanya” seberat 20 ton. Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK), mengatakan bahwa pihaknya bersama Forkopimda setempat telah meninjau langsung lokasi penemuan.

“Ketika kami datang ke lokasi, batu giok ini ukurannya jauh lebih besar dan berat hampir 5.000 ton,” ujar TRK, dikutip dari beritasatu.com, Minggu (26/10/2025). Ia menambahkan, batu ini akan dikelola untuk kepentingan masyarakat luas.

Bagi TRK, penemuan ini bukan hanya soal nilai komersial. “Ini merupakan anugerah Allah yang patut kita syukuri. Peruntukannya harus untuk kemaslahatan umat dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Selain nilai ekonomi, batu giok juga sarat makna budaya dan estetika bagi masyarakat Aceh, yang sering melihatnya sebagai simbol kemakmuran dan energi positif. Penemuan batu raksasa ini juga diyakini akan mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid Giok Nagan Raya, proyek ikonik yang menggunakan batu giok asli sebagai bahan utama.

Masjid yang dirancang dengan arsitektur unik ini akan menjadi masjid pertama di dunia dengan dominasi batu giok di bagian luar dan dalam bangunan. Kehadirannya diharapkan menjadi destinasi wisata religi sekaligus simbol kemegahan Aceh di kancah internasional.

Dengan pengelolaan yang tepat, batu giok raksasa Nagan Raya berpotensi menjadi daya tarik wisata geologi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Temuan ini menjadi pengingat akan kekayaan alam Aceh yang tidak hanya melimpah, tetapi juga menyimpan cerita unik bagi masyarakat dan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *