Deretan Film Animasi Indonesia yang Sukses Go Internasional dan Raih Penghargaan

animasi Indonesia
Animasi Indonesia, Merah Putih One For All. Foto : Ist.

DINEWS.ID – Industri animasi Indonesia terus menunjukkan prestasi dengan karya-karya berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu film yang mendapat perhatian adalah Merah Putih One For All, animasi bertema nasionalisme yang menampilkan semangat persatuan delapan anak dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain Merah Putih One For All, sejumlah film animasi Indonesia lainnya juga patut mendapat perhatian penonton. Berikut adalah deretan film animasi buatan Indonesia yang wajib masuk daftar tontonan, termasuk Jumbo (2025), film animasi terlaris sepanjang masa di Tanah Air.

Jumbo (2025)
Jumbo adalah film animasi fantasi petualangan produksi Visinema Studios yang dirilis pada 31 Maret 2025 dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debutnya sebagai sutradara.

Film ini berkisah tentang Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang berusaha membuktikan dirinya melalui petualangan magis bersama teman-temannya.

Produksi film ini melibatkan lebih dari 400 kreator, memakan waktu lima tahun, dan menghabiskan biaya sekitar Rp 20-40 miliar.

Jumbo memecahkan rekor sebagai film animasi Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak, melampaui Frozen 2, dan telah tayang di 17 negara, termasuk Malaysia, Singapura, dan beberapa negara Eropa.

Battle of Surabaya (2015)
Film animasi 3D yang disutradarai Aryanto Yuniawan ini mengangkat latar Perang Kemerdekaan Indonesia dengan tokoh utama Musa, seorang remaja kurir yang berjuang melawan penjajah.

Battle of Surabaya dikenal dengan animasi 2D dan 3D yang berkualitas dan meraih sejumlah penghargaan internasional. Produksi film ini memakan waktu tiga tahun dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar.

Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017)
Diadaptasi dari komik populer karya Faza Meonk, film ini menghadirkan petualangan kocak Si Juki yang berusaha menyelamatkan dunia.

Disutradarai Fajar Umbara, Si Juki sukses menarik ratusan ribu penonton dengan animasi yang penuh warna dan humor khas Indonesia. Proses produksinya berlangsung selama lima hingga enam tahun dengan biaya sekitar Rp 10 miliar.

Nussa (2021)
Film animasi keluarga yang diangkat dari serial YouTube populer ini disutradarai oleh Bony Wirasmono. Ceritanya berfokus pada Nussa, anak laki-laki disabilitas yang cerdas dan saleh. Nussa menawarkan animasi lembut dan pesan moral Islami, diproduksi selama 2,5 tahun dengan anggaran Rp 5-8 miliar. Film ini juga meraih penghargaan Film Animasi Terbaik di Festival Film Indonesia 2021 dan tersedia di platform streaming.

Riki Rhino (2020)
Mengangkat tema konservasi satwa langka, Riki Rhino menceritakan perjuangan seekor badak Sumatera melawan pemburu liar.

Disutradarai Erwin Budiono, film ini dibuat selama 4,5 tahun dengan anggaran lebih dari Rp 16 miliar, melibatkan 75-100 animator. Riki Rhino juga ditayangkan di beberapa negara Asia Tenggara.

Kualitas visual yang kian canggih dan cerita yang relevan menjadikan film animasi Indonesia semakin diminati dan mampu menyampaikan pesan moral yang kuat kepada penonton domestik maupun internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *