Daerah  

Korsleting Listrik, Kebakaran Lahap 2 Rumah di Menteng Bogor

Kebakaran menghanguskan dua rumah di Menteng Bogor akibat dugaan korsleting listrik.
Kebakaran menghanguskan dua rumah di Menteng Bogor akibat dugaan korsleting listrik. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Kebakaran Menteng Bogor menghanguskan dua unit rumah warga di kawasan Gang Menteng, RT 02/RW 12, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu, 3 Oktober 2026 pagi.

Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting arus listrik. Api kemudian merambat hingga membakar rumah warga lainnya. Akibat kejadian itu, kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp500 juta.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran dari warga pada pukul 06.03 WIB.

Setelah menerima laporan, armada gabungan dari Regu 1 Pos Cibuluh, Yasmin, dan Sukasari langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian.

Kebakaran Menteng Bogor Diduga akibat Korsleting

Menurut Ade, berdasarkan informasi yang diperoleh petugas di lokasi, sumber kebakaran diduga berasal dari bagian atas salah satu rumah warga.

“Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari bagian atas rumah milik Bapak Sujana. Api kemudian merambat dan ikut membakar rumah di sebelahnya milik Bapak Hower,” jelas Ade saat dikonfirmasi.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 06.14 WIB. Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, petugas langsung melakukan penanganan untuk memblokade jalur api.

Upaya tersebut dilakukan agar api tidak terus merambat ke bangunan warga lainnya di sekitar lokasi.

Proses pemadaman berlangsung selama sekitar 15 menit. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan selama 30 menit.

Tahap pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu rambatan susulan ke bangunan warga lainnya.

Dua Orang Mengalami Luka Bakar Ringan

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka bakar ringan.

Keduanya mendapatkan penanganan medis secara langsung dari tim relawan ambulans yang berada di lokasi kejadian.

Penanganan terhadap korban dilakukan setelah petugas dan relawan berada di lokasi untuk menangani dampak kebakaran yang menghanguskan dua rumah tersebut.

Ade memastikan proses penanganan kebakaran berlangsung dengan aman. Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan, kondisi di lokasi dinyatakan sudah aman dan terkendali.

“Penanganan dilakukan dengan aman dan saat ini situasi akhir di lokasi sudah aman terkendali,” tambah Ade.

Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp500 Juta

Kebakaran yang melanda dua unit rumah warga tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, total kerugian material yang dialami para pemilik rumah ditaksir mencapai kurang lebih Rp500 juta.

Peristiwa itu bermula dari dugaan korsleting listrik di bagian atas rumah milik Sujana. Api kemudian merambat ke rumah di sebelahnya milik Hower.

Laporan kebakaran diterima pada pukul 06.03 WIB. Armada gabungan dari Regu 1 Pos Cibuluh, Yasmin, dan Sukasari kemudian dikerahkan ke lokasi.

Petugas tiba sekitar pukul 06.14 WIB dan langsung melakukan pemadaman dengan perlengkapan APD lengkap. Api berhasil ditangani dalam waktu sekitar 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan selama 30 menit.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dua orang mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan medis dari tim relawan ambulans yang bersiaga di lokasi.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, kondisi akhir di lokasi kebakaran dinyatakan aman dan terkendali.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *