DINEWS.ID – Atap rumah Bojongkerta ambruk akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor pada Senin (3/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di Kampung Bojong Pesantren, RT 01/RW 03, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.
Meski menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan, BPBD Kota Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD: Struktur Rumah Sudah Rapuh
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) langsung melakukan asesmen ke lokasi setelah menerima laporan pada Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, ambruknya atap rumah dipicu oleh kombinasi cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah mengalami pelapukan.
“Penyebab kejadian ini dipicu oleh cuaca ekstrem, yakni hujan deras, yang diperparah dengan kondisi material kayu kuda-kuda dan struktur bangunan rumah yang memang sudah rapuh,” ujar Dimas Tiko saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026) malam.
Atap Timpa Kamar dan Ruang Tengah
Rumah yang mengalami kerusakan merupakan milik Abdul Rahman. Material atap yang roboh menimpa bagian kamar dan ruang tengah rumah.
Meski demikian, seluruh penghuni yang berjumlah empat orang dalam satu keluarga berhasil selamat dan tidak mengalami luka maupun korban jiwa.
“Kuda-kuda dan tulangan kayu pondasi penyangga atap di bagian belakang rumah patah. Namun, dari hasil koordinasi tanggap darurat dan asesmen tim di lapangan, sebagian area rumah tersebut masih dinilai aman untuk ditempati sementara waktu oleh pemiliknya,” jelas Dimas.
BPBD Catat Kebutuhan Mendesak Korban
Usai melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan aparat RT, RW, serta Kelurahan Bojongkerta, BPBD Kota Bogor mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan keluarga terdampak.
Kebutuhan prioritas meliputi:
- Terpal untuk menutup bagian atap yang ambruk.
- Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) guna membantu perbaikan rumah.
- Dukungan penanganan darurat hingga proses rehabilitasi bangunan.
Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem
BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Pemilik rumah, khususnya bangunan semipermanen atau rumah dengan usia konstruksi yang sudah tua, disarankan untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi atap, rangka kayu, dan struktur bangunan guna mengurangi risiko kerusakan saat hujan deras disertai angin kencang.
Dengan meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah Kota Bogor, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat atau BPBD apabila menemukan bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni maupun lingkungan sekitar. (Yis)
Editor: YB













