Transportasi Rp1 Jadi Magnet, Warga Bogor Serbu Jakarta untuk Jalan-Jalan

WhatsApp Image 2026 06 23 at 19.16.02
lLayanan Transportasi Publik

DINEWS.ID – Program tarif khusus Rp1 untuk layanan transportasi publik di Jakarta sukses menarik minat warga daerah penyangga, termasuk Kota Bogor. Banyak warga memanfaatkan momentum tersebut untuk bepergian ke Ibu Kota dengan biaya yang nyaris gratis.

Pantauan di Terminal Damri Bogor, Senin (22/6/2026), menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat yang hendak menuju Jakarta. Program yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka HUT Jakarta ke-499 itu berlaku untuk layanan TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta pada 22, 27, dan 28 Juni 2026.

Dengan tarif hanya Rp1, masyarakat dapat menghemat biaya perjalanan yang biasanya mencapai Rp3.500 per sekali perjalanan. Penghematan tersebut bahkan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain selama beraktivitas maupun berwisata di Jakarta.

Salah seorang warga Bogor, Aden (23), mengaku sengaja memanfaatkan program tersebut saat mengantar kekasihnya bekerja di Jakarta. Menurutnya, tarif simbolis Rp1 sangat membantu masyarakat di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat.

“Terbantu sih, lumayan murah juga kan jadi hemat. Kalau pakai GoPay cuma Rp1, pakai e-money juga Rp1. Lumayan lah, bantu masyarakat,” ujar Aden.

Ia mengaku uang yang biasanya digunakan untuk ongkos transportasi kini bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

“Bisa dialihin buat jajan yang lain. Biasanya saldo e-money isi Rp20 ribu, sekarang jadi lebih hemat. Bisa buat beli kopi atau kebutuhan lainnya,” katanya.

Tak hanya pekerja, program tersebut juga dimanfaatkan kalangan muda untuk berwisata. Rana (19), misalnya, mengaku memutuskan pergi ke Jakarta secara spontan bersama teman-temannya setelah mengetahui adanya tarif transportasi Rp1.

“Sebenernya tadi spontan aja. Lagi main terus bosen, terus kepikiran, ‘apa kita ke Jakarta aja’. Paling keliling-keliling aja,” ungkapnya.

Menurut Rana, biaya transportasi yang jauh lebih murah membuat anggaran perjalanan bisa dialihkan untuk membeli makanan, minuman, atau kebutuhan lain selama jalan-jalan.

“Kalau jalan-jalan naik transportasi publik kan capek ya, jadi butuh minum juga. Harga tiket yang biasanya Rp3.500 kalau sekarang cuma Rp1, sisanya bisa dipakai buat kebutuhan lain dan itu worth it banget,” tuturnya.

Selain itu, saldo yang tidak terpakai di kartu elektronik juga bisa disimpan untuk perjalanan berikutnya.

“Sebenernya sisa saldonya bisa disaving aja di kartu. Jadi kalau nanti mau jalan-jalan lagi masih ada sisa dari hari ini,” tambahnya.

Program tarif Rp1 ini menjadi salah satu daya tarik perayaan HUT Jakarta tahun ini. Selain mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik, kebijakan tersebut juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi pengguna, termasuk warga dari luar Jakarta yang datang untuk bekerja maupun berwisata. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *