Daerah  

Kirab Merah Putih Usai, Festival Kopi Legendaris Siap Digelar di Kota Bogor

IMG 20260809 WA0010

DINEWS.ID – Gelaran Kirab Merah Putih Festival Merah Putih (FMP) 2026 yang mengarak lima bendera merah putih raksasa di sejumlah ruas jalan Kota Bogor pada Minggu (9/8/2026) telah sukses digelar.

Namun, rangkaian Festival Merah Putih ke-11 di Kota Bogor belum berakhir. Setelah kemeriahan Kirab Merah Putih, masyarakat dan wisatawan kini akan kembali disuguhkan agenda besar melalui Festival Kopi Legendaris yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Lapangan Sempur, Kota Bogor.

Ketua Umum FMP 2026, Syahril M. Said, mengatakan Festival Kopi Legendaris menjadi salah satu agenda puncak dalam rangkaian Festival Merah Putih tahun ini.

“Kirab ini adalah salah satu acara puncak. Tapi ada acara puncak lagi, yaitu Festival Kopi Legendaris di Lapangan Sempur yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 Agustus ini. Kami berharap teman-teman bisa ikut serta,” kata Syahril.

Festival Kopi Legendaris Jadi Agenda Berikutnya

Kehadiran Festival Kopi Legendaris diharapkan kembali menghadirkan semarak FMP 2026 Kota Bogor sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan kopi Nusantara.

Agenda tersebut juga diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dari dalam maupun luar Kota Bogor sehingga memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha lokal.

Sebelumnya, Kirab Merah Putih menjadi salah satu magnet utama Festival Merah Putih 2026. Sebanyak 1.250 pembawa bendera inti dari 60 elemen masyarakat bersama-sama mengarak lima bendera raksasa yang merepresentasikan lima sila Pancasila.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Syahril berharap rangkaian Festival Merah Putih tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap Kota Bogor.

“Kita berharap generasi saat ini akan lebih aktif untuk melindungi kotanya dan memaksimalkan peluang yang ada, supaya Kota Bogor di tahun-tahun depan bisa lebih baik,” tegasnya.

Kirab Merah Putih Beri Dampak Ekonomi

Kesuksesan Kirab Merah Putih Kota Bogor juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Menurutnya, kemeriahan Festival Merah Putih tidak hanya memperkuat rasa nasionalisme dan menjadi wadah pemersatu masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Antusiasme masyarakat dari luar Kota Bogor yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dinilai turut menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, transportasi, hingga berbagai usaha lokal.

“Luar biasa disambut dengan sangat meriah dan ternyata ini mempunyai dampak ekonomi. Tadi saya bersalaman dan berfoto dengan tamu, ada yang dari Bandung, Samarinda, hingga Medan. Insya Allah, ini bisa menggerakkan ekonomi kita,” ujar Dedie.

Wisatawan Diajak Meriahkan Festival Kopi Legendaris

Dengan berakhirnya Kirab Merah Putih, perhatian kini tertuju pada Festival Kopi Legendaris 2026 di Lapangan Sempur.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, diharapkan kembali menjadi magnet bagi masyarakat dan wisatawan untuk datang ke Kota Bogor.

Selain melanjutkan semangat kebersamaan yang telah dibangun melalui rangkaian Festival Merah Putih, Festival Kopi Legendaris juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi kopi Nusantara sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Rangkaian FMP 2026 pun diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda dalam membangun Kota Bogor yang semakin maju dan menarik bagi wisatawan. (Yis)

Editor: YB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *