Imbas Modal dari Distributor Naik, Bengkel Dani Motor Sesuaikan Harga Oli dan Ban Dalam

WhatsApp Image 2026 06 05 at 20.02.49 1
Bengkel Dani Motor yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

DINEWS.ID – Imbas Gelombang kenaikan harga barang dari distributor mulai berdampak pada sektor usaha jasa perbengkelan di Kota Bogor. Salah satunya Bengkel Dani Motor yang berlokasi di Jalan Pajajaran (arah Tajur) terpaksa melakukan penyesuaian harga jual suku cadang serta cairan pelumas kepada konsumen akibat adanya kenaikan modal dari pihak penyuplai.

​Pegawai Bengkel Dani Motor, Meldi (45), mengungkapkan bahwa penyesuaian harga ini terpaksa diambil agar operasional bengkel tetap dapat tertutupi. Salah satu komponen utama yang mengalami lonjakan cukup signifikan adalah oli mesin, di mana harga modal awal dari distributor yang biasanya berada di kisaran Rp50.000 kini telah merangkak naik.

​”Sebab, jika harga jual tidak dinaikkan, operasional bengkel tidak akan bisa tertutupi. Sebelum adanya gelombang kenaikan ini, harga jual standar untuk oli tersebut berada di angka Rp60.000,” ujar Meldi saat memberikan penjelasan di lokasi bengkel, Jumat (5/6/2026).

​Meldi mengatakan, setelah adanya penyesuaian tarif terbaru, harga jual oli ke konsumen saat ini bergeser ke kisaran Rp75.000 untuk ukuran 0,8 liter hingga menembus Rp85.000 untuk ukuran 1 liter, tergantung pada variasi jenis barangnya.

Sementara itu, untuk produk ban dalam motor yang semula memiliki harga modal Rp50.000, kini harga jual normalnya ikut disesuaikan ke angka Rp60.000.

​Menyikapi respons para pelanggan di tengah situasi musim kenaikan harga seperti sekarang, pihak bengkel memilih untuk mengedepankan transparansi.

Kepada para konsumen yang bertanya, pihak mekanik akan memberikan edukasi secara jujur bahwa penyesuaian ini tidak terhindarkan karena faktor kelayakan suku cadang serta imbas dari naiknya biaya logistik operasional bensin dan solar yang digunakan oleh armada pengirim.

​Kendati harga suku cadang dan pelumas mengalami pergeseran, Bengkel tersebut memastikan tarif untuk beberapa jenis jasa minor dan layanan teknis khusus tidak ikut dinaikkan.

Untuk layanan teknis seperti jasa cas aki (accu), tarif pengisian dipastikan masih bertahan di angka normal seperti biasanya, yaitu Rp15.000 per aki.

​Adapun untuk tarif jasa pompa ban mobil, pihak bengkel menetapkan standar di angka Rp10.000 per mobil, sedangkan untuk sepeda motor berkisar antara Rp3.000 hingga Rp4.000. Meski demikian, dalam praktiknya di lapangan, pihak bengkel sering kali bersikap fleksibel dan menerapkan sistem seikhlasnya demi menjaga hubungan baik dengan pelanggan setia.

​”Namun pada praktiknya, kami sering kali menerapkan sistem seikhlasnya dari pelanggan. Jika pelanggan memberikan Rp6.000 (untuk mobil), kami tetap menerima dan mensyukurinya dengan baik,” pungkas Meldi. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *