Waspadai Strok Ringan, Sinyal Dini Ancaman Strok Berat

strok ringan
Waspadai Stroke Ringan, Sinyal Dini Ancaman Stroke Berat. Foto : Ilustrasi/freepik.com

DINEWS.ID – Transient ischemic attack (TIA) atau yang dikenal sebagai strok ringan, merupakan kondisi medis yang terjadi akibat gangguan sementara pada aliran darah ke otak.

Meskipun gejalanya menyerupai strok dan kerap hilang dalam hitungan menit hingga beberapa jam, TIA tidak menimbulkan kerusakan permanen pada otak. Namun, kondisi ini tetap tidak boleh diabaikan.

Dilansir dari Knowridge, Selasa (22/7/2025), TIA menjadi peringatan dini terhadap risiko stroke berat. Serangan ini terjadi ketika suplai oksigen ke otak terganggu sementara, menyebabkan sejumlah gejala seperti kesulitan bicara, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, serta gangguan penglihatan. Gejala biasanya berlangsung kurang dari 24 jam.

Berikut beberapa gejala umum TIA yang perlu diwaspadai:

  • Kebingungan mendadak atau kesulitan memahami ucapan.
  • Kelemahan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh.
  • Gangguan bicara, termasuk ucapan cadel atau tidak bisa berbicara sama sekali.
  • Gangguan penglihatan mendadak, seperti penglihatan kabur, ganda, atau hilang.
  • Pusing atau kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.
  • Sakit kepala hebat yang muncul secara mendadak.

Para ahli mengingatkan bahwa risiko terjadinya stroke berat sangat tinggi dalam 48 jam pertama setelah seseorang mengalami TIA. Oleh karena itu, penanganan medis darurat sangat dianjurkan.

Setelah diagnosis TIA, dokter umumnya akan meresepkan obat pengencer darah dan menganjurkan perubahan gaya hidup.

Langkah pencegahan mencakup pengendalian tekanan darah, berhenti merokok, menjaga pola makan sehat, berolahraga secara rutin, serta mengelola kondisi seperti diabetes. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *