Kegiatan ini diawali dengan aksi bersih-bersih lingkungan, yang juga disiarkan secara daring melalui sambungan virtual dan diikuti oleh lurah, camat, hingga wakil wali kota dari lokasi masing-masing.
Ketua Panitia HJB ke-543, Rino Indira Gusniawan, mengatakan bahwa gerakan ini diharapkan dapat menjadi budaya baru masyarakat Bogor dalam menjaga dan mencintai lingkungan tempat tinggal.

“Budaya yang mengakar dalam mencintai lingkungan, buang sampah pada tempatnya, mengelola sampah dari sumbernya, menjaga aliran air yang akan bermuara ke sungai, tidak membuang sampah ke sungai, sehingga lingkungan menjadi nyaman untuk tempat tinggal,” jelas Rino.
Ia menambahkan, dari gerakan ini diharapkan lahir para “local hero” atau pahlawan lingkungan yang aktif menjaga dan menyelamatkan lingkungan sekitar.
“Sehingga hasilnya adalah bumi lestari, lingkungan bersih, alam terjaga, masyarakat sehat hingga peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan,” pungkasnya. ***









