Koordinator Wisata Kebangsaan, Intan Syntia, juga menambahkan bahwa tahun ini mereka mengundang pelajar SMP dan dua sekolah ABK, berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya melibatkan pelajar SD.
“Kami ingin memberi kesempatan kepada semua pelajar, termasuk teman-teman dari disabilitas, untuk merasakan peluang yang sama dalam menjadi pemimpin bangsa. Mereka adalah calon pemimpin masa depan, dan penting bagi mereka untuk mulai menanamkan nilai kepemimpinan sejak dini,” ujarnya.

Dengan semakin meningkatnya antusiasme setiap tahun, Wisata Kebangsaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran sejarah, tetapi juga sebagai wadah untuk membentuk karakter generasi muda Bogor yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.
/***
Editor: YB













