Kemudian, lanjut Yus menuturkan, pihaknya juga mendirikan lembaga pendidikan yang bermula dari perguruan tinggi, institusi teknologi dan bisnis Visi Nusantara, sebagai bentuk bahwa investasi yang paling penting untuk menata republik ini adalah sumber daya manusia, termasuk menata Kabupaten Bogor.
“Nah, maka penting Cibinong, ada sebuah kampus yang berorientasi kepada futuristik. Apa sih futuristik? Ya pada masa depan. Maka prodi-prodi yang ada di perguruan tinggi kami, itu tidak ada di Bogor. Bisnis digital, teknologi informasi, kemudian Entrepreneur. Dan semuanya merupakan kebutuhan-kebutuhan generasi kekinian,” katanya.
Yus berharap, dengan Basic pendidikan, spirit (semangat) bersama akan kemandirian lembaga masyarakat sipil bisa terbentuk. Selain itu, pihaknya juga mendirikan lembaga filantropi Vinuscare.
“Sampai hari ini, melalui Vinuscare sudah 400 orang kami biaya sekolahnya. Dari mulai PAUD sampai perguruan tinggi. Bahkan perguruan tinggi kami biayai sampai sarjana, SMA sampai lulus, SMP sampai lulus,” ucap Yusfitriadi.
Yus menyebut bahwa lembaga yang dimentorinya tersebut, tidak hanya mengurusi hal-hal berbau politik, namun juga persoalan pendidikan, sosial dan membidangi urusan lembaga filantropis. “Kelak kita akan dorong basis-basis ketahanan pangan, pertanian, peternakan agar memang masyarakat bisa terjamin ketahanannya,” kata Yus.













