Presiden Nepal Bubarkan Parlemen, Tunjuk Sushila Karki sebagai PM Sementara

Presiden Nepal
Kerusuhan di Nepal pecah usai pemblokiran media sosial. Gedung DPR dibakar, menteri diserang, 22 orang tewas, dan PM Oli mundur dari jabatannya. Foto : BBC World

DINEWS.ID  Presiden Nepal Ram Chandra Poudel dikabarkan akan membubarkan parlemen dan membentuk pemerintahan sementara dengan menunjuk mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki, sebagai perdana menteri.

The Himalayan Times melaporkan, Presiden Poudel akan mengumumkan pembubaran parlemen yang memiliki 275 kursi, menetapkan keadaan darurat, serta melantik Karki sebagai kepala pemerintahan sementara pada Jumat (12/9/2025) pukul 21.00 waktu setempat.

Penasihat pers kepresidenan, Kiran Pokharel, menyatakan langkah tersebut sesuai dengan tuntutan demonstran dari kalangan Generasi Z. Sebelumnya, sejumlah laporan menyebut Karki sempat menolak jabatan tersebut sebelum parlemen resmi dibubarkan.

Dorongan pembentukan pemerintahan sementara muncul setelah gelombang aksi protes sejak Senin (8/9/2025) yang berujung ricuh. Kerusuhan tersebut menewaskan sedikitnya 51 orang dan melukai ratusan lainnya, sekaligus memaksa jatuhnya pemerintahan Perdana Menteri KP Sharma Oli.

Data kepolisian menyebutkan, korban jiwa terdiri dari tiga anggota kepolisian, 21 demonstran, 18 warga sipil, dan sembilan narapidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *