Ia menegaskan bahwa kekuatan utama dalam pengembangan PAUD terletak pada kolaborasi antara Pokja PAUD, pemerintah daerah, satuan PAUD, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidik PAUD menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
“Dari sekitar 1.700 guru PAUD di Kota Bogor, kurang lebih 700 orang masih berpendidikan SMA. Tentu ini belum cukup untuk memberikan pendidikan yang optimal. Oleh karena itu, upaya kami adalah memberikan beasiswa S1 bagi 70 guru PAUD,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa angka partisipasi PAUD di Kota Bogor terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, angka partisipasi PAUD mencapai 74,9 persen.
“Dengan dilantiknya Pengurus Pokja PAUD ini, kami berharap sinergi dengan kader Posyandu dan pelaksana SPM semakin kuat, sehingga angka partisipasi PAUD dapat terus meningkat dan angka putus sekolah dapat ditekan,” pungkasnya.
/***













