Menurut Kementerian Kesehatan Israel, sebanyak 23 orang dilaporkan dirawat akibat menghirup asap dan luka bakar pada 30 April 2025. Selain itu, 17 petugas pemadam kebakaran juga mengalami luka-luka selama proses evakuasi dan pemadaman.
Sebanyak 163 tim darat dan 12 unit pesawat pemadam dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran yang disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah negara itu. Kepala pasukan penyelamat Shmulik Friedman menyatakan bahwa proses pemadaman diperkirakan akan memakan waktu lama.
“Mungkin ini adalah kebakaran hutan terbesar yang pernah kami hadapi,” ucap Friedman.
Sementara itu, warga yang terdampak turut menyampaikan kritik terhadap respons pemerintah. “Menyedihkan. Kami sudah menduga kebakaran hutan Israel bisa terjadi, tetapi pemerintah tampaknya tidak cukup siap. Pesawat besar seharusnya sudah dikirim sejak awal,” kata Yuval Aharoni, warga Modiin.
Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir menyatakan bahwa pihak berwenang tidak menutup kemungkinan adanya unsur kesengajaan. Perdana Menteri Netanyahu mengonfirmasi bahwa hingga Kamis, sebanyak 18 tersangka telah ditangkap, termasuk satu orang yang tertangkap tangan saat mencoba membakar lahan.







