Pria yang akrab disapa Bang Yus ini juga mengatakan, 100 hari kinerja bukan hanya tren politik maupun Gimmick untuk mengukur kinerja jalannya pemerintahan. Kebijakan harus memiliki dasar regulasi yang kuat, terutama dalam isu-isu strategis seperti lingkungan hidup.
“Tetap berpijak pada regulasi juga sangat penting. Jangan sampai misalnya, menolak isu lingkungan hidup tanpa dasar pijakan yang kuat,” katanya.

Kebijakan publik, sambungnya, harus lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan dari ambisi politik individu. Bang Yus juga menyoroti beberapa peran utama dalam 100 hari kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Rudy Susamanto dan Ade Ruhandi.
“Di antaranya, pemerintah perlu meningkatkan dan menguatkan trust atau tingkat kepercayaan publik. Dan, warga Kabupaten Bogor mengetahui arah jalannya birokrasi kepemimpinan saat ini, sehingga masyarakat juga akan nyaman,” ucapnya.













