DINEWS.ID – Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan di Kota Bogor dalam Kirab Merah Putih Festival Merah Putih (FMP) 2026, Minggu (9/8/2026). Lima bendera merah putih berukuran raksasa diarak bersama sebagai simbol lima sila Pancasila sekaligus pesan persatuan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kirab Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama Festival Merah Putih ke-11 di Kota Bogor. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kemeriahan pawai, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme, patriotisme, dan semangat gotong royong masyarakat.
Ketua Umum FMP 2026, Syahril M. Said, mengatakan lima bendera merah putih raksasa sengaja dihadirkan sebagai simbol dasar negara Republik Indonesia. Salah satu bendera bahkan memiliki panjang mencapai 100 meter.
“Lima bendera merah putih ini diusung oleh 60 elemen masyarakat Kota Bogor. Satu bendera itu dipegang oleh sekitar 250 orang, jadi ada sekitar 1.250 pembawa bendera inti, belum termasuk elemen masyarakat lain yang spontan bergabung di lapangan,” kata Syahril.
Lima Bendera Simbol Lima Sila Pancasila
Pengarakan lima bendera tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam Kirab Merah Putih FMP 2026. Ribuan masyarakat dari berbagai elemen turut ambil bagian dalam kegiatan yang mengedepankan semangat persatuan dan kebersamaan.
Menurut Syahril, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Kirab Merah Putih merupakan satu dari 17 rangkaian kegiatan Festival Merah Putih 2026 yang digelar di Kota Bogor.
Syahril berharap momentum FMP dapat mendorong generasi muda, termasuk Generasi Z, untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.
“Kita berharap generasi saat ini akan lebih aktif untuk melindungi kotanya dan memaksimalkan peluang yang ada, supaya Kota Bogor di tahun-tahun depan bisa lebih baik,” ujarnya.
FMP 2026 Masih Berlanjut
Kemeriahan Festival Merah Putih Kota Bogor 2026 belum berakhir. Setelah Kirab Merah Putih, masyarakat masih dapat mengikuti rangkaian kegiatan lainnya.
Syahril menyebut salah satu agenda berikutnya adalah Festival Kopi Legendaris yang akan berlangsung di kawasan Sempur pada 21 hingga 23 Agustus 2026.
“Ini salah satu acara puncak. Tapi ada acara puncak lagi, yaitu Festival Kopi Legendaris di Sempur yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 Agustus ini. Kami berharap teman-teman bisa ikut serta,” katanya.
Dedie Rachim Apresiasi Semangat Warga Kota Bogor
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim turut hadir dalam Kirab Merah Putih FMP 2026. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang selama 11 tahun terus menjaga tradisi Festival Merah Putih di Kota Bogor.
Menurut Dedie, Kirab Merah Putih merupakan bentuk nyata komitmen masyarakat dalam menjaga nasionalisme dan patriotisme yang telah diwariskan para inohong atau sesepuh Bogor.
“Ini meneguhkan komitmen kita semua, warga Kota Bogor, untuk terus membangkitkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Dari pagi ada penaikan, dan sore ada penurunan bendera yang diikuti hampir seluruh elemen masyarakat, mulai dari yang muda hingga dewasa. Ini menjadi perekat bagi warga,” ujar Dedie.
Ia juga menyoroti keterlibatan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Mereka berbaur dengan masyarakat umum dalam suasana penuh kegembiraan.
Libatkan Ribuan Peserta dan Dorong Ekonomi Lokal
Selain menjadi momentum edukasi kebangsaan, Festival Merah Putih 2026 di Kota Bogor juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Dedie menyebut kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 3.200 orang yang terdiri atas panitia dan peserta. Tingginya antusiasme masyarakat, termasuk warga yang datang dari luar daerah, dinilai turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kota Bogor.
“Luar biasa disambut dengan sangat meriah dan ternyata ini mempunyai dampak ekonomi. Tadi saya bersalaman dan berfoto dengan tamu, ada yang dari Bandung, Samarinda, hingga Medan. Insya Allah, ini bisa menggerakkan ekonomi kita,” pungkasnya.
Kirab Merah Putih FMP 2026 pun menjadi gambaran kuat bagaimana tradisi kebangsaan dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat lintas usia dan latar belakang untuk memperkuat persatuan sekaligus ikut mendorong kemajuan Kota Bogor. (Yis)
Editor: YB













