DINEWS.ID – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat tengah menyelidiki Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas dugaan penipuan dan pencucian uang yang melibatkan transaksi perbankan bernilai ratusan juta dolar AS.
Mengutip Miami Herald, Rabu (9/7), dua sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut menyebut investigasi berfokus pada aliran dana yang terkait dengan sistem perbankan Amerika Serikat.
Media Argentina La Nacion melaporkan FBI sedang menelusuri perpindahan dana lebih dari 300 juta dolar AS yang diduga mengalir melalui sejumlah bank dan perusahaan di Florida Selatan serta wilayah lain di Amerika Serikat.
Penyelidikan juga disebut menyoroti cara AFA menyusun berbagai perjanjian komersial internasional, termasuk transaksi yang diduga melibatkan perusahaan berbasis di Florida Selatan, TourProdEnter LLC, yang menangani kerja sama bisnis luar negeri federasi tersebut.
Menurut laporan tersebut, FBI menduga sejumlah transaksi kemungkinan melanggar hukum Amerika Serikat karena diduga menyamarkan asal maupun tujuan aliran dana.
Dalam proses penyelidikan, agen FBI bersama jaksa Departemen Kehakiman Amerika Serikat dilaporkan telah menginterogasi pengusaha olahraga asal Argentina, Guillermo Tofoni, saat berlangsungnya pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026.
Selain itu, penyidik juga disebut mendalami kepemimpinan Presiden AFA Claudio Tapia beserta hubungan federasi dengan perusahaan-perusahaan yang menangani kontrak komersial internasional.
Hingga kini, belum ada dakwaan pidana yang diajukan terhadap AFA maupun pihak terkait di Argentina. Sementara itu, Claudio Tapia dilaporkan tetap berada di Amerika Serikat untuk mendampingi Timnas Argentina yang masih menjalani pertandingan di Piala Dunia 2026.
Kasus ini masih berada pada tahap penyelidikan dan otoritas Amerika Serikat belum mengumumkan adanya penetapan tersangka maupun langkah hukum lanjutan. (Red)












