Iran, Senegal hingga Uzbekistan, Deretan Negara yang Terdampak Kebijakan AS Jelang Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026
Opening Ceremony FIFA World Cup 2026. Foto: Genz.id

DINEWS.ID – Amerika Serikat menghadapi sorotan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sejumlah kebijakan imigrasi dan prosedur keamanan negara tersebut memicu kontroversi karena berdampak langsung pada tim peserta, ofisial, hingga perangkat pertandingan yang terlibat dalam turnamen.

Sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat akan menjadi lokasi terbanyak penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia 2026. Namun, berbagai insiden yang terjadi menjelang turnamen menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan dan perlakuan terhadap delegasi dari sejumlah negara.

Berikut sederet kontroversi yang mencuat:

1. Tiket Iran Dibatalkan dan Visa Staf Ditolak

Timnas Iran dikabarkan mengalami kendala setelah jatah tiket pertandingan yang sebelumnya dialokasikan dibatalkan. Selain itu, sejumlah staf kepelatihan juga dilaporkan belum memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat.

Situasi tersebut membuat persiapan Iran terganggu dan memunculkan kekhawatiran terkait akses tim peserta ke negara tuan rumah.

2. Wasit Somalia Gagal Bertugas

Kontroversi lain melibatkan wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, yang sebelumnya dipilih FIFA untuk bertugas di Piala Dunia. Namun, ia dilaporkan tidak dapat memasuki wilayah Amerika Serikat setelah terkendala aturan imigrasi yang berlaku.

Akibatnya, peluang bersejarah Somalia untuk memiliki wakil wasit di ajang Piala Dunia pun batal terwujud.

3. Striker Irak Diinterogasi Tujuh Jam

Penyerang timnas Irak, Aymen Hussein, sempat menjalani pemeriksaan dan interogasi selama sekitar tujuh jam di Bandara Internasional O’Hare, Chicago.

Meski akhirnya diizinkan masuk, lamanya proses pemeriksaan tersebut menuai perhatian karena terjadi terhadap salah satu peserta turnamen internasional.

4. Pemeriksaan Ketat terhadap Timnas Senegal

Rombongan timnas Senegal juga menjadi sorotan setelah menjalani pemeriksaan fisik ketat setibanya di Amerika Serikat.

Video dan foto pemeriksaan tersebut beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan mengenai standar perlakuan terhadap delegasi negara peserta.

5. Bus Timnas Uzbekistan Dihentikan Petugas Federal

Timnas Uzbekistan yang ditangani legenda sepak bola Italia, Fabio Cannavaro, juga mengalami pemeriksaan keamanan saat perjalanan tim.

Bus yang ditumpangi skuad Uzbekistan diberhentikan untuk menjalani inspeksi menggunakan anjing pelacak. Cannavaro disebut sempat mempertanyakan prosedur tersebut karena dinilai tidak dialami tim lain.

Rangkaian insiden tersebut memunculkan kritik terhadap kebijakan keamanan dan imigrasi Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026. Di sisi lain, otoritas AS menegaskan bahwa seluruh prosedur yang dilakukan merupakan bagian dari standar pemeriksaan keamanan yang berlaku bagi setiap individu yang memasuki wilayah negara tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *