DINEWS.ID – Bencana tanah longsor menimbun sembilan rumah warga di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (27/10/2025). Dari sembilan rumah tersebut, tujuh tertimbun material longsor, sementara dua lainnya terancam dan dinyatakan tidak layak huni.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga bersama aparat desa bergerak cepat melakukan evakuasi setelah mendengar suara dentuman keras dari arah perbukitan. Longsor juga memutus akses jalan utama dan menyebabkan ratusan warga terisolasi.
Saksi mata, Solid Raharja (45), mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama sekitar empat jam. Ia sempat mendapat laporan jalan menuju Cipanas tertutup longsor sebelum terdengar suara dentuman keras.
“Tiba-tiba terdengar dentuman keras. Saat saya lihat, tanah sudah retak dan menimpa pepohonan hingga tumbang. Kami langsung memperingatkan warga untuk menyelamatkan diri,” ujar Solid, dikutip dari beritasatu.com, Kamis (30/10/2025).
Solid bersama Bhabinsa Desa Sukarame langsung memberi informasi kepada warga agar segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Warga sempat panik dan berlarian menjauh dari area longsor karena khawatir terjadi longsor susulan.
Kepala Desa Sukarame, Hermawan, mengatakan longsor tidak hanya menimbun rumah warga, tetapi juga memutus akses jalan ke kampung lain. Akibatnya, Kampung Cijangkorang yang berada di atas area longsoran terisolasi total.
“Akses jalan di ujung kampung putus total. Ada 45 rumah dengan sekitar 150 jiwa di Kampung Cijangkorang yang kini terisolir dan membutuhkan jalur baru,” kata Hermawan.
Pemerintah desa bersama tim gabungan dari BPBD dan TNI-Polri saat ini tengah berupaya membuka akses jalan serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak.







