“Kalau pada Pemilu 2024 kemarin, Jawa Barat itu punya hampir 1,3 juta penyelenggara. Mungkin kalau di daerah lain, jumlah 1,3 juta itu jumlah pemilih, tapi di Jawa Barat itu jumlah penyelenggaranya,” beber Ummi.
Hal itu, sambung Ummi menjadi modal utama untuk suksesnya penyelenggaraan kontestasi berikutnya. Pada 27 November mendatang, tepatnya 184 hari lagi, Pilkada Serentak Nasional pertama di tahun 2024 akan berlangsung.
“Meskipun Kota Bogor tidak masuk di daerah pemilih terbanyak, namun Kota Bogor itu adalah penyangga ibu kota. Salah satu kota di mana bapak presiden tinggal. Kami sangat yakin, pelaksanaan Pilkada di Kota Bogor memiliki peranan penting dalam suksesnya Pilkada di Jawa Barat,” ungkapnya.
Ketua KPU Kota Bogor, Habibi Zaenal menambahkan, para anggota PPS diharapkan bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan Undang-Undang yang ada. Pun sesuai dengan pakta integritas yang sudah dipegang masing-masing anggota.
/***
Editor: YB













