DINEWS.ID – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan wisatawan untuk menjajal destinasi alam ekstrem Gunung Sanggabuana di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gunung dengan ketinggian 1.291 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu menjadi favorit pencinta alam karena menyuguhkan jalur pendakian yang menantang sekaligus panorama alam menawan. Wisatawan tidak hanya berasal dari Karawang, tetapi juga Jakarta, Bekasi, Purwakarta, bahkan wisatawan mancanegara.
Untuk mencapai jalur pendakian, pengunjung bisa menggunakan jasa ojek lokal dari titik parkir menuju Pos 1 dengan tarif sekitar Rp50.000 selama 15–20 menit perjalanan. Alternatif lainnya, wisatawan bisa trekking dengan jarak tempuh satu hingga dua jam. Sebelum mendaki, setiap pengunjung diwajibkan mengisi data diri dan membayar retribusi Rp10.000 per orang.
Dari Pos 1 terdapat dua jalur menuju puncak. Jalur Burahol menawarkan trek ekstrem dengan medan jurang curam, cocok bagi pendaki berpengalaman. Sementara jalur tanjakan dua jam lebih bersahabat bagi pemula karena medannya tidak terlalu terjal.
Salah satu pendaki asal Karawang, Jenal, mengatakan dirinya sudah dua kali mencapai puncak Gunung Sanggabuana.
“Kami butuh waktu empat hingga lima jam untuk sampai puncak karena ada pemula di tim. Cuaca cerah, jadi jalur aman. Namun kalau hujan, bisa licin dan membahayakan,” ujar Jenal, Jumat (5/9/2025).
Ia juga berharap pengelola wisata memperhatikan kondisi jalur pendakian. “Kalau jalur diperbaiki, pendaki bisa lebih nyaman menikmati keindahan alam tanpa harus khawatir cedera,” katanya.







