DINEWS.ID – Pihak berwenang Turki membantah tuduhan bahwa Turkish Technic terlibat dalam perawatan pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik maskapai Air India yang mengalami kecelakaan saat lepas landas di Ahmedabad, India, baru-baru ini.
“Klaim bahwa perawatan pesawat Boeing 787-8 dilakukan oleh Turkish Technic setelah jatuhnya pesawat Air India adalah tidak benar,” demikian pernyataan resmi dari Pusat Komunikasi Republik Turki, dikutip dari Reuters, Senin (16/6/2025).
Pejabat Turki menjelaskan, kerja sama perawatan antara Turkish Technic dan Air India selama 2024–2025 hanya mencakup pesawat berbadan lebar tipe Boeing 777. Oleh karena itu, tuduhan yang menyebut keterlibatan Turkish Technic dalam perawatan pesawat yang jatuh dinilai sebagai disinformasi yang berpotensi memanipulasi persepsi publik terhadap hubungan bilateral Turki dan India.
“Hingga saat ini, Turkish Technic belum pernah melakukan perawatan pada pesawat Air India tipe Boeing 787-8,” ujar pernyataan itu.
Pihak berwenang juga mengaku mengetahui perusahaan yang bertanggung jawab atas perawatan terakhir pesawat tersebut, namun memilih tidak mengungkapkannya untuk menghindari spekulasi lebih lanjut.
“Di luar kewenangan kami untuk mengungkapkan hal tersebut. Pusat Penanggulangan Disinformasi akan terus memantau dan mengambil tindakan terhadap upaya-upaya yang dapat merusak reputasi Turki di tingkat internasional,” lanjut pernyataan itu.
Pemerintah Turki turut menyampaikan belasungkawa atas insiden tragis tersebut. “Sebagai warga Turki, kami dengan tulus turut berduka cita. Pernyataan ini disampaikan dengan hormat untuk informasi publik.”
Sebelumnya, pengusaha sekaligus tokoh yoga ternama India, Baba Ramdev, menuding adanya konspirasi di balik kecelakaan tersebut dan menyebut Turki sebagai pihak yang patut dicurigai. “India harus menghentikan campur tangan perusahaan asing dalam sektor penerbangan yang sensitif,” kata Ramdev. Namun, ia tidak memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya.
Pasca insiden, perhatian terhadap protokol keselamatan dan pemeliharaan penerbangan semakin meningkat. Adani Airport Holdings diketahui telah mengakhiri kerja sama dengan perusahaan Turki, Celebi, untuk pengelolaan layanan bandara di Mumbai dan Ahmedabad. ***









