DINEWS.ID – Tegaskan komitmen untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah Kedung Halang, anggota DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah sampaikan hal itu saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kedung Halang, belum lama ini.
Wanita muda yang akrab disapa Neng Zakiyah itu mengatakan bahwa fokus utamanya tahun ini dan tahun depan adalah pembangunan infrastruktur dasar, terutama perbaikan jalan dan selokan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Pastinya jalan, drainase dan RTLH. Tapi saya fokuskan semuanya untuk Kedung Halang,” katanya, Kamis, 11 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa prioritas pembangunan wilayah Kedung Halang, merupakan bagian dari janji kampanyenya.
“Sesuai janji kampanye saya, pembangunan Kedung Halang itu prioritas pertama. Untuk suara kedua dan ketiga di daerah lain, mungkin tahun selanjutnya,” ungkapnya.
Saat diwawancarai soal jumlah program yang akan direalisasikan, Neng Zakiyah menyebut bahwa data lengkap masih dalam proses finalisasi. Namun, dipastikannya setiap program yang muncul akan lebih dulu diarahkan ke Kedung Halang.
“Setiap ada program, saya prioritaskan Kedung Halang dulu. Saya tidak mau menunda kebaikan, karena sejak kampanye fokus saya memang Kedung Halang,” tegasnya.
Neng Zakiyah juga mengungkapkan rasa syukurnya karena meraih suara tertinggi di Kedung Halang pada pemilu lalu.
“Alhamdulillah saya suara pertama tertinggi di Kedung Halang, jadi saya menunaikan janji. Ketika saya sudah terpilih, semua program prioritasnya Kedung Halang,” tuturnya.
Terkait kebutuhan paling mendesak, ia menilai persoalan banjir yang kerap terjadi harus segera diatasi.
“Yang paling urgent itu jalan dan selokan, karena banjir sering terjadi di Kedung Halang. Kedung Halang belum pernah punya dewan sebelumnya, jadi sekarang saya ingin membuktikan bahwa ketika sudah ada dewan, pembangunan harus nyata,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, Neng Zakiyah juga merintis berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui yayasan yang ia kelola bersama suaminya sejak sembilan tahun lalu.
Yayasan tersebut menaungi PAUD, TPK, Madrasah Binyah, Bayatul Hufaz, hingga Majelis Ta’lim.
“Seluruhnya itu dari dana infak saya dan suami. Memang untuk pemberdayaan masyarakat, saya sudah mulai sejak sembilan tahun lalu,” pungkasnya.
Editor: YB













